MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, melakukan kunjungan sekaligus panen bersama di kawasan Urban Farming Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo, Jumat (19/6/2026).
Kunjungan tersebut disambut Camat Tallo, Andi Husni, bersama jajaran pemerintah setempat, kader PKK, RT/RW, dan masyarakat yang selama ini aktif mengembangkan pertanian perkotaan.
Dalam kesempatan itu, Munafri meninjau berbagai fasilitas yang telah dibangun warga, mulai dari budidaya sayuran, kolam ikan, kandang ayam, teba modern, biopori, hingga pemanfaatan eco enzyme sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Munafri mengapresiasi semangat warga Tallo dalam memanfaatkan lahan terbatas menjadi kawasan produktif yang mampu mendukung kebutuhan pangan keluarga sekaligus memberikan nilai ekonomi.
“Urban farming adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan, justru bisa menjadi peluang jika dikelola dengan kreativitas dan kemauan untuk memulai,” ujarnya.
Menurutnya, konsep pertanian perkotaan memungkinkan masyarakat memanfaatkan berbagai ruang yang tersedia, seperti pekarangan rumah, lahan kosong, balkon, hingga area sempit lainnya untuk menghasilkan sayuran, buah, ikan, maupun ternak.
Selain melakukan panen bersama warga, Wali Kota juga melihat langsung berbagai inovasi lingkungan yang terintegrasi dalam kawasan tersebut. Program ini dinilai tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.
Sementara itu, Camat Tallo Andi Husni mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan pengembangan sekitar 50 titik urban farming yang tersebar di berbagai kelurahan sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan lokal.
“Kami ingin menghadirkan kawasan terpadu yang tidak hanya menjadi pusat pertanian perkotaan, tetapi juga ruang edukasi lingkungan, perikanan, peternakan, hingga pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular,” jelasnya.
Ia menambahkan, kawasan urban farming tersebut juga akan menjadi lokasi pameran urban farming dan peluncuran Sentra Tukar Sampah yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (20/6/2026). Kedepan, lokasi itu direncanakan berkembang menjadi pasar tani yang dapat dimanfaatkan warga untuk memasarkan hasil pertanian, produk UMKM, dan berbagai olahan lokal.
Dengan dukungan Pemerintah Kota Makassar, program urban farming di Kecamatan Tallo diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat perkotaan yang mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendorong budaya hidup ramah lingkungan







