Hukum  

Proyek Irigasi Rp100 Juta di Palleko Dikeluhkan Warga, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Takalar, UPDATESULSEL – Pembangunan jaringan irigasi tersier di Kelurahan Palleko, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, dikeluhkan warga.

Proyek yang bersumber dari APBN tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp100 juta. Warga menduga pekerjaan di lapangan tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut berada di bawah naungan BPLIP Kelas I Makassar, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian.

Pantauan di lokasi menunjukkan pekerjaan masih berlangsung. Sejumlah petani mempertanyakan kondisi fisik saluran yang sedang dibangun.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah bagian pondasi saluran. Tingginya dinilai relatif rendah dan dikhawatirkan memengaruhi fungsi irigasi.

Warga juga mempertanyakan posisi dan alur saluran. Diduga, terdapat ketidaksesuaian dengan titik koordinat serta elevasi lahan yang menjadi dasar pembangunan.

ika benar, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi jangkauan aliran air ke lahan pertanian warga.

Di sisi lain, beredar informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang pegawai PPPK pada Dinas Pertanian dalam pekerjaan tersebut. Informasi ini masih memerlukan verifikasi dan belum dapat dipastikan.

ingga berita ini diterbitkan, Ketua Kelompok Palleko 1 belum memberikan keterangan terkait pelaksanaan proyek maupun keluhan warga.

Masyarakat berharap BPLIP Kelas I Makassar dan APIP segera melakukan peninjauan ke lokasi.

Pemeriksaan teknis dinilai penting untuk memastikan pekerjaan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

arga juga berharap jika ditemukan ketidaksesuaian, perbaikan dapat dilakukan sebelum pekerjaan selesai.

engan demikian, anggaran negara yang dikucurkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan mendukung kebutuhan irigasi di wilayah Palleko. (*)