TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Takalar menggelar kegiatan bimbingan dan pembinaan bagi calon jamaah haji musim 1447 H/2026 M. Kegiatan ini difokuskan pada pembekalan bagi ketua rombongan dan ketua regu guna memastikan kesiapan jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Acara berlangsung di ruang PLHUT lantai 2 Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Takalar dan dihadiri oleh jajaran pejabat, di antaranya Kepala Kantor DRA Hj. Nurjanah Dammi, Kepala Subbagian Tata Usaha Insana Malik, serta Kasi Pelayanan Haji dan Umrah Hj. Neisy Patungan. Turut hadir pula perwakilan KBIHU dan para petugas haji daerah (PHD).
Sebelum sesi pembinaan dimulai, para calon jamaah terlebih dahulu menerima buku panduan dan buku manasik haji sebagai bekal selama menjalankan ibadah di Arab Saudi. Selain itu, panitia juga melakukan pembagian rombongan dan regu, termasuk penggabungan sebagian jamaah dengan daerah lain dalam kelompok terbang (kloter).
Dalam keterangannya, Kepala Kantor menyampaikan bahwa jamaah haji asal Takalar akan tergabung dalam Kloter 16 bersama jamaah dari Kabupaten Gowa, Maros, Pinrang, serta Maluku. Berdasarkan jadwal, seluruh jamaah dijadwalkan masuk asrama haji pada 1 Mei 2026.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, kekompakan, serta kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima.
“Seluruh jamaah diharapkan saling membantu, mematuhi aturan pemerintah, dan mengikuti arahan petugas haji agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu calon jamaah, Gazali Mahmud, mengaku bersyukur atas pembinaan yang diberikan. Ia menilai bimbingan tersebut sangat membantu jamaah dalam memahami tata cara ibadah haji.
“Kami sangat terbantu dengan arahan yang diberikan. Semoga seluruh jamaah Takalar bisa menjaga kebersamaan dan menjalankan ibadah dengan lancar,” ungkapnya.
Di sisi lain, Humas Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Takalar, Syahruddin, menyebutkan bahwa jumlah jamaah haji tahun ini sebanyak 70 orang. Jumlah tersebut termasuk jamaah lansia prioritas serta pendampingnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyelenggaraan haji tahun 2026 mengusung tema “Haji Ramah Lansia dan Disabilitas”, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan inklusif bagi seluruh jamaah.(*)







