TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Aktivitas sejumlah kendaraan yang diduga digunakan untuk mengambil solar bersubsidi secara berulang kembali menjadi sorotan di SPBU Panaikang, Kabupaten Takalar, Jumat (26/6/2026).
Dugaan praktik tersebut disebut menyebabkan antrean kendaraan mengular dan mengganggu masyarakat yang hendak mengisi bahan bakar.
Sejumlah warga mengaku harus menunggu lebih lama dari biasanya akibat banyaknya kendaraan yang diduga melakukan pengisian solar secara berulang. Kondisi ini memicu keluhan karena dinilai menghambat pelayanan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.
Menurut warga, antrean panjang yang terjadi tidak hanya merugikan pengguna lain, tetapi juga memunculkan dugaan adanya praktik penyelewengan BBM bersubsidi yang dilakukan secara terorganisir. Mereka berharap distribusi solar subsidi dapat diawasi lebih ketat agar tepat sasaran.
Masyarakat juga meminta pengelola SPBU meningkatkan pengawasan terhadap proses penyaluran solar bersubsidi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan serta memastikan pelayanan kepada konsumen berjalan tertib.
Selain itu, warga mendesak aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan aktivitas pengambil solar siluman. Mereka berharap seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk jika terdapat oknum yang membekingi praktik tersebut, dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Panaikang maupun instansi berwenang terkait dugaan tersebut. Masyarakat berharap penanganan dilakukan secara transparan agar penyaluran BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.(*)







