PANGKEP, UPDATESULSEL – Penyaluran bantuan bibit perikanan di Desa Marasende, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), menjadi perhatian Ardillah, salah seorang mahasiswa program Studi ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar Yang Berasal desa tersebut. Ia berharap program bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat sektor perikanan dapat terus ditingkatkan, khususnya dari sisi pemerataan dan ketepatan sasaran.
Menurut Ardillah, bantuan bibit perikanan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendorong pengembangan usaha di sektor perikanan. Oleh karena itu, pelaksanaannya diharapkan dapat mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan dilakukan melalui mekanisme pendataan yang jelas.Ia juga menyampaikan bahwa masih terdapat masyarakat yang mengaku belum pernah memperoleh bantuan bibit perikanan.
Kondisi ini, menurutnya, menjadi hal yang patut diperhatikan bersama agar pelaksanaan program ke depan dapat menjangkau masyarakat yang memenuhi kriteria penerima.
Ardillah berharap pemerintah Desa Marasende dapat memberikan informasi yang terbuka mengenai mekanisme pendataan, kriteria penerima, serta proses penyaluran bantuan. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami tahapan pelaksanaan program dan mengetahui dasar penetapan penerima manfaat.
Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Melalui komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga, berbagai masukan mengenai pelaksanaan program dapat disampaikan dan ditindaklanjuti secara konstruktif.
Ia juga menilai evaluasi secara berkala dapat menjadi langkah positif untuk mengetahui sejauh mana bantuan bibit perikanan telah menjawab kebutuhan masyarakat. Apabila masih terdapat warga yang memenuhi persyaratan tetapi belum terjangkau, hal tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program berikutnya.
Bantuan bibit perikanan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam mendukung produktivitas maupun meningkatkan peluang ekonomi warga. Karena itu, pemerataan kesempatan untuk memperoleh bantuan perlu menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.
Sorotan yang disampaikan Ardillah diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan bantuan.
Aspirasi tersebut juga menjadi bagian dari partisipasi masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Kiriman : Adnan







