Kehadiran Tokoh Literasi Nasional Perkuat Sekolah Jurnalistik SMAN 6 Takalar

Avatar of IAN
SMAN 6 Takalar 20260425 212904 0000 l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID— Tokoh literasi nasional, Bachtiar Adnan Kusuma, mengapresiasi pelaksanaan Sekolah Jurnalistik (Sekjul) Gen 2 yang digelar di SMA Negeri 6 Takalar, Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.

Sekolah Jurnalistik merupakan program unggulan ekstrakurikuler Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMA Negeri 6 Takalar yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi, keterampilan menulis, serta pemahaman media digital siswa. Sekolah Jurnalistik Generasi Kedua ini juga merupakan lanjutan dari program generasi pertama yang telah dilaksanakan sebelumnya, sebagai bentuk konsistensi dalam membangun budaya literasi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Kejaksaan Negeri Takalar_Hari Kartini

Kegiatan yang mengusung tema “Jurnalistik Cerdas di Era Digital” ini menghadirkan berbagai rangkaian pembelajaran, mulai dari orasi literasi, kelas menulis berita, kelas desain grafis, hingga sharing session inspiratif.

Kedatangan Bachtiar Adnan Kusuma disambut langsung oleh Kepala SMAN 6 Takalar, Abdullah, bersama pembina jurnalistik Nurlinda, S.Pd, serta jajaran pengurus dan peserta kegiatan. Penyambutan turut dimeriahkan dengan penampilan budaya Angngaru sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.

Dalam orasi literasinya, BAK menegaskan bahwa membaca dan menulis merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang kritis dan berdaya saing.

“Literasi adalah kunci. Dari membaca lahir wawasan, dari menulis lahir karya yang akan dikenang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan inspiratif kepada peserta, “Bacalah sebelum engkau dibacakan di dinding kuburmu, dan jangan mati sebelum menulis.”

Penggagas/Inisiator program Sekolah Jurnalistik, Muhammad Nur Rasul, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat pelatihan, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan untuk membangun budaya literasi di sekolah.

“Sekolah Jurnalistik ini kami hadirkan sebagai wadah untuk melahirkan pelajar yang literat, kritis, dan mampu menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab,” katanya.

Ketua Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar periode 2025–2026, Sri Wahyuni, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri di bidang jurnalistik.

“Kami berharap siswa mampu memanfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan menulis dan kepercayaan diri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 6 Takalar, Drs. H Abdullah, MM mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung penguatan literasi.

“Kegiatan ini sangat positif dan akan terus kami dorong sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa,” ungkapnya.