Setahun Kematian Sanupo Belum Terungkap, Mahasiswa Hukum Desak Polres Gowa Segera Tuntaskan Kasus

Avatar of IAN
IlS Gowa 20260609 205103 0000 l Update Sulsel

GOWA, UPDATESULSEL.ID– Tepat satu tahun sejak meninggalnya almarhum Sanupo, kasus yang menyelimuti kematiannya hingga kini belum menemukan titik terang. Belum adanya kepastian hukum terkait pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut memicu keprihatinan keluarga korban dan menjadi sorotan berbagai kalangan, termasuk mahasiswa hukum.

Kelompok Independent Law Student menyatakan dukungan penuh kepada Tim Advokasi LKBHMI CAGORA yang selama ini mengawal proses hukum kasus tersebut. Mereka mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Gowa, agar segera mengungkap fakta di balik kematian Sanupo dan memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban.

Ketua Independent Law Student, Abdul Salam, menilai waktu satu tahun merupakan periode yang terlalu lama bagi keluarga korban untuk menanti kejelasan atas kasus tersebut.

“Satu tahun adalah waktu yang sangat panjang bagi keluarga korban untuk menunggu keadilan. Hingga saat ini belum ada kepastian hukum yang jelas mengenai siapa yang harus bertanggung jawab atas kematian almarhum Sanupo. Kondisi ini tidak boleh terus berlarut-larut,” ujarnya.

Menurut Salam, lambannya perkembangan penanganan perkara berpotensi menimbulkan pertanyaan publik terhadap efektivitas proses penegakan hukum. Karena itu, ia meminta Kapolres Gowa memberikan perhatian khusus dan mengambil langkah konkret guna mempercepat pengungkapan kasus.

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus menunjukkan profesionalitas, transparansi, dan keseriusan dalam menangani perkara yang telah menjadi perhatian masyarakat tersebut.

Selain itu, Independent Law Student menyatakan siap mendukung berbagai langkah advokasi yang dilakukan LKBHMI CAGORA demi memastikan kasus ini tetap mendapat pengawalan publik.

“Kami berdiri bersama LKBHMI CAGORA untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika diperlukan gerakan yang lebih besar sebagai bentuk dukungan moral kepada aparat penegak hukum agar segera menuntaskan perkara ini, kami siap terlibat,” kata Salam.

Pihaknya juga menekankan bahwa keadilan yang tertunda berpotensi menambah beban psikologis keluarga korban. Oleh karena itu, mereka berharap aparat kepolisian dapat segera memberikan perkembangan yang jelas terkait hasil penyelidikan maupun langkah hukum yang telah dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih menantikan kepastian hukum atas kasus kematian Sanupo. Sementara itu, berbagai elemen masyarakat sipil dan mahasiswa hukum menyatakan akan terus mengawal proses penanganan perkara tersebut hingga terungkap secara terang dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(*)