Zigid Indonesia Diperkuat Tokoh Nasional, Bidik Generasi Cakap Digital

Avatar of IAN
Zigid indonesia 20260427 204305 0000 l Update Sulsel

INDONESIA, UPDATESULSEL.ID— Zigid Indonesia kian meneguhkan langkahnya sebagai penggerak literasi digital di Indonesia. Komitmen tersebut diperkuat dengan bergabungnya tokoh literasi nasional, Bachtiar Adnan Kusuma, sebagai Dewan Penasehat Zigid Indonesia.

Zigid Indonesia merupakan Zona Inovasi dan Gerakan Literasi Digital Indonesia, sekaligus sebuah platform komunitas yang berada di bawah naungan Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia. Kehadirannya menjadi wadah kolaborasi generasi muda dalam mengembangkan inovasi serta meningkatkan kecakapan literasi digital di era modern.

Kejaksaan Negeri Takalar_Hari Kartini

Masuknya Bachtiar Adnan Kusuma dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat arah gerakan dan memperluas dampak program literasi digital. Sosok yang dikenal sebagai penulis nasional ini juga merupakan penerima penghargaan tertinggi Nyra Jasa Dharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Pihak Zigid Indonesia menyampaikan bahwa kehadiran figur nasional tersebut tidak hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif, kritis, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

Founder Zigid Indonesia, Muhammad Nur Rasul, mengungkapkan bahwa bergabungnya tokoh nasional sebagai Dewan Penasehat menjadi langkah strategis dalam memperluas dampak gerakan literasi digital serta memperkuat peran Zigid Indonesia di tingkat nasional.

Sementara itu, Founder Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia yang juga Dewan Pembina Zigid Indonesia, Irfan Saputra, berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan sinergi berkelanjutan dalam mencetak generasi muda Indonesia yang unggul dan berprestasi di masa depan.

Sebagai Dewan Penasehat, Bachtiar Adnan Kusuma diharapkan mampu memberikan arahan strategis, memperluas jejaring, serta mendorong lahirnya berbagai program inovatif yang berdampak luas bagi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar dan pemuda.

Langkah ini sejalan dengan visi Zigid Indonesia dalam menciptakan ekosistem digital yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. Dengan kolaborasi ini, Zigid Indonesia optimistis dapat menjadi motor penggerak literasi digital yang progresif dan berkelanjutan di Indonesia.

Sinergi antara komunitas dan tokoh nasional ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif untuk kemajuan bangsa.(*)