Ta’ziyah Malam Pertama, Daeng Manye Kenang Sosok H.M. Natsir Ibrahim “Takalar Kehilangan Putra Terbaik”

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID — Suasana haru menyelimuti ta’ziyah malam pertama almarhum H.M. Natsir Ibrahim, SE, Wakil Bupati Takalar periode 2012–2017, di kediaman keluarga almarhum, Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sabtu malam (21/8/2026).

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Takalar, Hj. Dewi Sri Ekowati Firdaus, hadir langsung untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang sosok almarhum yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, Daeng Manye mengaku memiliki kesan mendalam terhadap H.M. Natsir Ibrahim. Ia mengenang pertemuan pertamanya dengan almarhum sekitar tahun 2016, ketika dirinya masih bertugas sebagai Kanwil Telkom di Makassar dan H.M. Natsir Ibrahim menjabat sebagai Wakil Bupati Takalar.

Pertemuan tersebut berlangsung saat peresmian layanan internet di Tampamaseang. Dari pertemuan itu, Daeng Manye mengenal almarhum sebagai sosok yang tenang, baik dan bersahaja.

“Pertama-tama saya ketemu beliau almarhum ini kira-kira tahun 2016. Waktu itu saya di Makassar, dinas selaku Kanwil Telkom. Kemudian beliau waktu itu selaku Wakil Bupati,” kenang Daeng Manye.

Ubah Jadwal Penerbangan Demi Menyalatkan Almarhum

Kabar wafatnya H.M. Natsir Ibrahim diterima Daeng Manye saat dirinya masih berada di Jakarta. Mendengar kabar duka tersebut, ia langsung meminta agar jadwal penerbangannya diubah ke waktu paling pagi agar dapat segera kembali ke Makassar.

“Saya begitu dengar berita, saya tanya kapan tiket saya pulang besok. Saya suruh ubah paling pagi, jam 7 pagi terbang dari Jakarta ke Makassar agar bisa mensalatin almarhum,” ujarnya.

Setibanya di Makassar, Daeng Manye masih sempat mengikuti salat Dzuhur sekaligus menyalatkan jenazah almarhum di Masjid Agung. Ia kemudian turut mengantarkan jenazah H.M. Natsir Ibrahim ke tempat peristirahatan terakhir.

Menurut Daeng Manye, lima tahun pengabdian H.M. Natsir Ibrahim sebagai Wakil Bupati Takalar mendampingi Bupati Burhanuddin Baharuddin periode 2012–2017 merupakan bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

“Selama beliau hidup, banyak hal yang dilakukan khususnya bagi masyarakat Takalar karena beliau pernah menjadi Wakil Bupati Takalar. Sebagian besar waktu yang dia punya itu diberikan untuk masyarakat, untuk membangun daerahnya, Takalar ini,” katanya.

Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Di hadapan keluarga dan jamaah ta’ziyah, Daeng Manye mengajak masyarakat untuk terus mendoakan almarhum serta memperkuat silaturahmi dan persaudaraan.

Ia mengingatkan bahwa kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang pasti akan dialami setiap manusia.

“Mari kita doakan beliau. Dilapangkan alam kuburnya, diterima arwahnya, diampuni dosanya, dan diterima pula segala amal ibadahnya. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” tuturnya.

Daeng Manye juga mengajak masyarakat Takalar menjadikan kepergian almarhum sebagai momentum untuk semakin mempererat kebersamaan.

“Untuk itulah saya mengajak kita semua, masyarakat Takalar, mari kita selalu menjaga silaturahim, menjaga kebersamaan untuk kebaikan kita sesama,” pesannya

Desa Jipang Punya Kenangan Khusus Bagi Daeng Manye

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Desa Jipang. Daeng Manye mengatakan, dirinya sudah lama mengenal kawasan tersebut. Bahkan, ia menyebut kakeknya, H. Narang, pernah menjadi Imam Desa Jipang.

“Dulu saya sering lewat di sini. Kakek saya Imam Desa, Imam Desa Jipang, H Narang,” ungkapnya.

Karena itu, kehadirannya di rumah duka tidak sekadar sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, tetapi juga menjadi bagian dari silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat Desa Jipang.

“Sehingga saya juga bagian dari masyarakat sini dan termasuk juga keluarga beliau. Ini adalah silaturahim, ini adalah kebersamaan,” ucap Daeng Manye.

Ia menegaskan, H.M. Natsir Ibrahim merupakan sosok yang memiliki kontribusi dan dedikasi dalam pembangunan Kabupaten Takalar.

“Kita semua kehilangan seorang sosok yang punya kontribusi, yang punya dedikasi untuk membangun Takalar, kemajuan masyarakat Takalar,” tegasnya.

Di penghujung sambutannya, Daeng Manye kembali mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

Ta’ziyah tersebut turut dihadiri Kepala BKAD Takalar Muh. Rifai, Kepala Dinas TPHPKP Parawansa, Camat Galesong Utara Mohammad Faisal Irfan, S.E., M.Si., mantan Ketua DPRD Takalar H. Bonto, Anggota DPRD Takalar Nur Alim Rukman, Kepala Desa Jipang Arifuddin Kadir Daeng Palallo, serta keluarga, kerabat dan masyarakat.

H.M. Natsir Ibrahim atau yang akrab disapa Haji Nojeng merupakan Wakil Bupati Takalar periode 2012–2017. Namanya kembali menjadi perhatian publik pada Pilkada Takalar 2024 saat berpasangan dengan Syamsari Kitta sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar.

Kepergian H.M. Natsir Ibrahim meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat Takalar yang mengenal kiprah dan pengabdiannya selama ini. (*)