TAKALAR, UPDATESULSEL.ID— Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Senin (9/3/2026).
Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Takalar memadati lokasi acara untuk bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama pimpinan daerah.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat di bulan suci Ramadan. Antusiasme warga terlihat sejak sore hari, di mana mereka berdatangan untuk mengikuti rangkaian acara hingga waktu berbuka.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dandim 1426 Takalar, Kapolres Takalar, Kajari Takalar, serta Ketua DPRD Takalar bersama jajaran pimpinan DPRD. Hadir pula para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat.
“Secara pribadi dan keluarga, kami sangat berbahagia atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Terima kasih telah meluangkan waktu sehingga kita dapat berkumpul dan mempererat silaturahmi sebagai sesama umat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Di akhir sambutannya, Hengky Yasin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta saling mendukung dalam membangun Kabupaten Takalar ke arah yang lebih baik.
“Keberhasilan pemerintah bukan hanya karena pemimpinnya, tetapi juga berkat dukungan dan doa dari masyarakat. Mari bersama-sama membawa Takalar menjadi daerah yang lebih maju, unggul, dan sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, dalam tausiah singkatnya, Ustadzah UAS Lawang mengingatkan bahwa ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengajarkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama.
Ia menambahkan bahwa melalui puasa, umat Islam dilatih untuk merasakan kesulitan orang lain sehingga tumbuh rasa saling membantu dan berbagi dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan hingga waktu berbuka tiba, menandai kuatnya kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat Takalar di bulan Ramadan







