Polisi Dalami Kasus Tenggelamnya Siswi SMA di Wisata Apparallang

Avatar of IAN
Polres Bulukumba 20260609 125210 0000 l Update Sulsel

BULUKUMBA, UPDATESULSEL.ID– Kepolisian Resor Bulukumba terus mendalami kasus meninggalnya seorang siswi SMA akibat tenggelam di kawasan wisata Apparallang, Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Korban diketahui bernama Elmi Febrianti (20), seorang pelajar dari SMA Negeri 4 Bulukumba. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) dan menyita perhatian publik karena memunculkan sejumlah pertanyaan terkait aspek keselamatan di lokasi wisata tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, korban datang ke kawasan wisata Apparallang bersama rekannya. Setibanya di lokasi, korban menuju area dermaga dan berjalan di atas papan kayu yang biasa digunakan pengunjung sebagai spot foto.

Saat itu, saksi berada di atas tebing untuk mengambil gambar sesuai permintaan korban. Namun, diduga karena kehilangan keseimbangan, korban terpeleset dari papan kayu tersebut dan terjatuh ke laut. Upaya penyelamatan tidak berhasil dilakukan sehingga korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Andi Imran Hamid, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak pengelola objek wisata.

Menurutnya, proses hukum akan terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta di balik insiden tersebut. Polisi juga masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga korban sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Di sisi lain, insiden ini turut menyoroti aspek pengelolaan kawasan wisata Apparallang. Sejumlah warga mempertanyakan kelengkapan standar keselamatan di lokasi tersebut, mulai dari rambu peringatan, fasilitas pertolongan darurat, hingga ketersediaan alat pelampung bagi pengunjung.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan meminta pengelola objek wisata maupun pihak terkait untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan pengunjung. Langkah tersebut dinilai penting demi menjaga citra pariwisata Bulukumba sekaligus memberikan rasa aman bagi wisatawan lokal maupun luar daerah yang berkunjung ke Apparallang.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menyampaikan kesimpulan resmi terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.(*)