MAKASSAR, UPDATESULSEL. ID– Pesta minuman keras (miras) tradisional jenis ballo di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kecamatan Manggala, Kota Makassar, berakhir tragis.
Seorang pria berinisial DP (34) meninggal dunia setelah diduga ditikam oleh rekannya sendiri, DB, pada Rabu (8/7/2026) malam.
Insiden berdarah tersebut diduga dipicu persoalan sepele terkait penggunaan uang kembalian sebesar Rp100 ribu yang sebelumnya diberikan pelaku untuk membeli makanan.
Uang kembalian itu diketahui dipakai membeli rokok, sehingga memicu cekcok di antara keduanya yang saat itu sama-sama berada di bawah pengaruh minuman keras.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan, menjelaskan bahwa sebelum kejadian korban dan pelaku sedang berkumpul sambil mengonsumsi ballo di rumah korban.
Menurutnya, pelaku sempat menyerahkan uang Rp100 ribu kepada istri korban untuk membeli makanan. Namun, sisa uang belanja digunakan untuk membeli rokok tanpa sepengetahuan pelaku.
“Perselisihan bermula karena penggunaan uang kembalian untuk membeli rokok. Dalam kondisi dipengaruhi minuman keras, keduanya tersinggung hingga terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi penikaman,” ujar Semuel, Kamis (9/7/2026).
Polisi menyebut tidak ada saksi yang melihat secara langsung proses penikaman. Saat keributan pecah, orang-orang yang sebelumnya berada di lokasi memilih menyelamatkan diri.
“Istri korban juga tidak menyaksikan langsung. Saat kembali ke lokasi, korban sudah tergeletak dengan luka-luka akibat senjata tajam,” jelasnya.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat luka tikaman yang cukup serius.
Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri usai kejadian. Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), istri korban menemukan sebuah telepon seluler yang diduga milik pelaku tertinggal di lokasi.
Barang bukti tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian bersamaan dengan laporan resmi.
Polisi memastikan korban dan pelaku merupakan rekan yang telah saling mengenal. Hingga kini, aparat Polsek Manggala masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya telah dikantongi.(*)







