Takalar, UPDATESULSEL – Pelayanan pengambilan obat di Instalasi Farmasi RSUD Padjonga Dg Ngalle dikeluhkan oleh keluarga pasien. Dugaan adanya perlakuan tidak adil dalam antrean mencuat pada Rabu (15/4/2026).
Sejumlah keluarga pasien menyebutkan bahwa proses antrean obat berjalan tidak tertib. Mereka menilai ada oknum petugas yang diduga mendahulukan pihak tertentu tanpa alasan yang jelas, meski pasien lain telah lebih lama menunggu.
Wahyu, salah satu aktivis di Kabupaten Takalar yang mengaku berada di lokasi saat kejadian, menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan tersebut.
“Kami melihat langsung di lapangan dan merasa kecewa. Ada dugaan oknum petugas, termasuk satpam dan pegawai apotek, yang tidak menjalankan antrean secara adil,” ujarnya.
Ia juga menyoroti adanya indikasi penyalahgunaan posisi oleh oknum tertentu untuk mengutamakan keluarga atau pihak yang dikenal.
“Kami sangat menyayangkan jika ada yang memanfaatkan posisinya untuk kepentingan pribadi, apalagi ini menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Wahyu meminta pihak manajemen rumah sakit, khususnya Direktur RSUD Padjonga Dg Ngalle, untuk segera melakukan evaluasi dan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran.
“Kami berharap pihak rumah sakit segera menindak oknum yang terbukti melakukan pelayanan buruk, agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. (*)
Pelayanan Pengambilan Obat di RSUD Padjonga Dg Ngalle Dikeluhkan, Diduga Dahulukan “Orang Dalam”







