MAKASSAR, UPDATESULSEL. ID– Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM GARDA R.I menyampaikan pesan agar seluruh kader mengedepankan persatuan dan menjaga soliditas organisasi, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua.
Founder DPP LSM GARDA R.I, Awaluddin Anwar Dg. Lalang, menegaskan bahwa Musda merupakan forum strategis yang menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar di tingkat provinsi. Karena itu, seluruh proses harus dijalankan secara demokratis, menjunjung tinggi etika organisasi, serta menghormati hasil yang telah diputuskan.
Menurutnya, setiap kader memiliki hak yang sama untuk maju sebagai calon ketua selama memenuhi ketentuan yang berlaku. Namun setelah proses pemilihan selesai, seluruh elemen partai diharapkan dapat menerima keputusan organisasi dengan lapang dada.
“Siapa pun yang terpilih dalam Musda Partai Golkar Sulawesi Selatan adalah hasil dari mekanisme demokrasi organisasi. Tidak ada alasan untuk berbangga secara berlebihan saat menang ataupun menciptakan perpecahan ketika kalah. Yang paling penting adalah menjaga persatuan dan kekompakan partai,” ujar Awaluddin. Minggu (28/06/2026).
Ia mengingatkan, banyak organisasi besar mengalami kemunduran bukan karena tekanan dari luar, melainkan akibat konflik internal yang berkepanjangan, ego kelompok, dan kepentingan pribadi yang mengalahkan kepentingan bersama.
Menurut GARDA R.I, kualitas demokrasi tidak hanya tercermin dari terbukanya ruang kompetisi bagi setiap kandidat, tetapi juga dari kedewasaan seluruh pihak dalam menerima hasil akhir. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam organisasi, namun setelah keputusan ditetapkan, seluruh kader memiliki tanggung jawab untuk kembali bersatu.
GARDA R.I juga mengimbau seluruh kandidat beserta tim pendukungnya agar mengedepankan politik yang santun dengan menghindari kampanye hitam, penyebaran fitnah, maupun narasi yang berpotensi memecah belah keluarga besar Partai Golkar.
Musda, lanjutnya, seharusnya menjadi ruang adu gagasan, pengalaman, integritas, serta kapasitas kepemimpinan, bukan ajang saling menyerang.
Selain itu, GARDA R.I berharap Musda Golkar Sulawesi Selatan dapat melahirkan figur pemimpin yang memiliki integritas, kemampuan manajerial, visi yang jelas, dan mampu merangkul seluruh elemen partai demi menghadapi tantangan politik ke depan.
Awaluddin menilai kemenangan sejati dalam Musda bukan hanya diraih oleh kandidat yang berhasil menjadi ketua, melainkan ketika seluruh kader tetap bersatu setelah proses demokrasi seleselesa
“Jabatan hanyalah amanah yang bersifat sementara, sedangkan persatuan adalah kekuatan yang harus dijaga selamanya. Setelah Musda selesai, tidak boleh ada lagi kubu-kubuan. Semua harus kembali bersatu membesarkan Partai Golkar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sulawesi Selatan,”* tutupnya.(*)







