Senayan Memanggil Kemal, Pemuda Takalar Dorong Maju DPR RI 2029

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID -Wacana menghadirkan figur muda asal Takalar di parlemen pusat mulai mengemuka menjelang Pemilu 2029. Nama Kemal Dg Gassing disebut-sebut layak didorong untuk maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan.

Dorongan tersebut mencuat dalam diskusi publik bertajuk “Peran Pemuda Mengisi Pesta Demokrasi 2029” yang digelar di Alun-Alun Takalar, Jumat lalu (29/8/2026).

Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Pemuda Takalar, Asman, menilai keterwakilan putra daerah di Senayan penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Menurutnya, Kemal Dg Gassing memiliki sejumlah pengalaman yang dinilai dapat menjadi modal apabila nantinya benar-benar terjun ke politik dan mencalonkan diri pada Pemilu 2029.

“Senayan memanggil Kemal. Kami mendorong beliau maju agar ada sinergi dengan Pemda Takalar. Beliau pernah bekerja di BUMN PT Telkom Indonesia di Jakarta. Artinya, paham digitalisasi dan memahami bagaimana BUMN bekerja. Ini modal besar,” ujar Asman. Senin (31/08/2026).

Ia mengatakan, tantangan pembangunan daerah semakin kompleks, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Karena itu, menurutnya, Takalar membutuhkan figur yang memiliki jaringan dan pemahaman terhadap kebijakan di tingkat nasional.

Asman menyebut ada dua kekuatan yang menurutnya perlu dimiliki calon wakil rakyat. Pertama, pengalaman di dunia korporasi serta penguasaan teknologi. Kedua, kemampuan membangun komunikasi dan akses dengan pemerintah daerah.

“Dengan dua hal ini, Kemal bisa menjadi jembatan. Membawa program pusat ke Takalar sekaligus memperjuangkan kebutuhan anak muda, terutama soal lapangan kerja dan digitalisasi,” katanya.

Asman juga menilai wajah parlemen pada Pemilu 2029 perlu memberi ruang lebih besar kepada generasi muda. Menurutnya, perkembangan teknologi dan transformasi digital membuat calon wakil rakyat harus memiliki pemahaman terhadap perubahan zaman.

“Anak muda 2029 membutuhkan wakil yang melek teknologi tetapi tetap merakyat. Jangan sampai kita diwakili orang yang tidak memahami arah kebijakan. Kemal dinilai pas karena besar di lapangan, tetapi juga memahami peta besar kebijakan di Jakarta,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterwakilan generasi muda di parlemen bukan sekadar persoalan usia. Lebih dari itu, diperlukan kemampuan untuk mengawal kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan anak muda.

Sejumlah isu yang dinilai penting antara lain digitalisasi desa, pelatihan kerja berbasis teknologi informasi, pengembangan startup, hingga penguatan UMKM daerah.

Menurut Asman, keberadaan wakil Takalar di Senayan yang mampu berkomunikasi dengan pemerintah daerah dapat membuka peluang lebih besar bagi daerah untuk memperoleh program dan dukungan dari pemerintah pusat.

“Kalau ada orang kita di Senayan yang nyambung dengan Pemda, maka anggaran dan program dari pusat akan lebih mudah masuk dan tepat sasaran untuk Takalar,” pungkasnya.

Meski demikian, hingga saat ini dorongan tersebut masih sebatas wacana yang berkembang dalam forum diskusi publik. Keputusan untuk maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2029 merupakan ranah politik dan personal Kemal Dg Gassing.
(*)