TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Kunjungan kerja (kunker) Bupati Takalar, Firdaus Daeng Manye, ke China memicu reaksi beragam di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Di tengah gencarnya narasi peningkatan kesejahteraan pegawai, kondisi di lapangan justru menunjukkan hal yang berbanding terbalik.
Sejumlah ASN mengeluhkan belum cairnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama kurang lebih tiga bulan terakhir, terhitung sejak Januari hingga April 2026. Situasi ini menimbulkan keresahan, terutama karena TPP menjadi salah satu penopang utama kebutuhan sehari-hari pegawai.
“Disiplin kerja kami diawasi sangat ketat, bahkan melalui dua aplikasi absensi sekaligus. Tapi hak kami belum jelas kapan dibayarkan,” ungkap seorang ASN yang ditemui di sekitar Lapangan Makkatang, Senin (20/4/2026).
Para pegawai juga menyoroti kebijakan pengawasan kinerja yang dinilai berlapis. Selain menggunakan sistem resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), ASN diwajibkan mengakses aplikasi tambahan yang merupakan kebijakan daerah. Kondisi ini dinilai sebagian pegawai sebagai bentuk kontrol berlebih yang tidak diimbangi dengan kepastian hak finansial.
Berdasarkan informasi yang beredar di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar, mandeknya pencairan TPP diduga berkaitan dengan belum terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar hukum. Disebutkan pula adanya rencana perubahan skema pembayaran menjadi per triwulan, namun belum dapat direalisasikan karena regulasi teknisnya belum rampung.
Kekecewaan ASN semakin menguat seiring dengan keberangkatan Bupati ke luar negeri yang dinilai tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran. Selain persoalan TPP, sejumlah janji lain seperti percepatan pencairan dana desa juga dinilai belum sepenuhnya terealisasi.
Hingga saat ini, polemik kunker tersebut masih menjadi perbincangan hangat di lingkungan birokrasi maupun masyarakat. Publik pun menanti langkah konkret dari pemerintah daerah, terutama terkait percepatan penerbitan Perbup TPP agar hak ASN dapat segera dipenuhi di tengah tekanan ekonomi yang terus meningkat.(*)







