Dandim 1426 Takalar Wakili Pangdam XIV Hasanuddin Hadiri Panen Raya Tebu Nasional

Avatar of IAN
IMG 20260717 WA0100 jpg l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATESULSEL. ID– Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Panen Raya Tebu Serentak Tahun 2026 yang digelar secara nasional dan terhubung melalui video conference (vicon), Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta diikuti jajaran TNI, pemerintah daerah, BUMN, dan para petani dari berbagai wilayah di Indonesia.

Di Kabupaten Takalar, kegiatan dipusatkan di areal tebu Pabrik Gula Takalar, Dusun Bontorannu I, Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng Timur.

Komandan Kodim (Dandim) 1426/Takalar, Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P., hadir mewakili Pangdam XIV/Hasanuddin dalam agenda nasional tersebut.

Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, BUMN, serta masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas gula.

Turut hadir dalam kegiatan itu Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Vincentius Endy Hadi Putra, Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, Bupati Jeneponto Paris Yasir, Irkodau II Marsma TNI Feri Yunaldi, bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan paparan kepada Presiden RI, kemudian dilanjutkan pemantauan panen raya secara virtual, doa bersama, laporan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto mengenai keterlibatan seluruh matra TNI dalam mendukung ketahanan pangan, hingga pemutaran video program ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa panen raya tebu merupakan hasil nyata kolaborasi antara pemerintah, petani, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor pertanian nasional.

Menurut Presiden, tebu merupakan komoditas strategis yang tidak hanya berperan memenuhi kebutuhan gula nasional, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui modernisasi alat dan mesin pertanian, pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi, penyediaan pupuk, hingga penguatan kemitraan antara petani dan industri gula guna mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Panen Raya Tebu Serentak secara simbolis ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden RI, yang kemudian diikuti panen simbolis di lokasi kegiatan.

Keikutsertaan Dandim 1426/Takalar mewakili Pangdam XIV/Hasanuddin menjadi bukti dukungan TNI Angkatan Darat terhadap program ketahanan pangan nasional.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, BUMN, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.(*)