Daerah  

Wujudkan Generasi Qurani, Kajati Sulsel Resmi Buka Pelita Ramadan 1447 H dan Pildacil Tingkat Provinsi

Avatar of Redaksi
IMG 20260302 203003

MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID – Semangat membina generasi muda Islami mewarnai pembukaan Pelita Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan ajang Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan bergengsi ini resmi dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, di Masjid Baitul Adli, Kota Makassar, Senin (2/3/2026).

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pejabat di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, mulai dari Wakil Kepala Kejati, para Asisten, Kabag TU, Koordinator, hingga para Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Selatan.

Dewan juri profesional dan panitia pelaksana juga hadir memastikan kompetisi berjalan objektif dan berkualitas.

Ketua DKM Masjid Baitul Adli yang juga Ketua Panitia, Akhmad Muhdhor, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 46 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka merupakan perwakilan terbaik dari 23 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

“Ajang ini terbagi dalam dua kategori usia, yakni 6–10 tahun dan 11–15 tahun. Kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan dakwah dan public speaking sejak dini,” ujarnya.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 2–3 Maret 2026. Selain menjadi wadah kompetisi, Pildacil juga diharapkan mampu melahirkan dai cilik yang tidak hanya fasih berbicara di atas mimbar, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi generasi seusianya.

Dalam sambutannya, Kajati Sulsel Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan berintegritas.

“Anak-anak perlu diberi ruang untuk tumbuh dan menunjukkan potensinya. Sulawesi Selatan dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak dai ternama. Kejaksaan hadir untuk mendukung lahirnya generasi penerus yang berani menyuarakan kebaikan,” tegasnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil percaya diri dan menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga dalam membentuk mental kepemimpinan.

“Kalian semua sudah menjadi pemenang karena berani tampil. Jadilah pelita bagi daerah masing-masing. Dari mimbar kecil inilah mental pemimpin masa depan ditempa,” pesannya.

Rangkaian Pelita Ramadan 1447 H akan ditutup dengan pengumuman pemenang yang direncanakan dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, termasuk Gubernur, Kapolda, Pangdam, dan Ketua DPRD.

Melalui momentum Ramadan ini, Kejati Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembinaan generasi Qurani yang cerdas, berani, dan berakhlak mulia.(*)