MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID– Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Sulawesi Selatan. Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP-PERTINA) resmi memanggil atlet dan pelatih tinju asal Makassar untuk bergabung dalam Tim Nasional Indonesia. Mereka akan menjalani pemusatan latihan (Training Centre/TC) sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Tinju Asia U-23 tahun 2026.
Adalah Andini, petinju muda berbakat yang akan turun di kelas 50 kilogram putri, serta Dufri Masihor yang dipercaya memperkuat jajaran tim pelatih nasional. Keduanya dijadwalkan bergabung paling lambat 15 Februari 2026 di Bandung bersama skuad nasional lainnya.
Andini akan berlatih bersama 25 atlet muda terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Sementara di tim pelatih, Dufri Masihor akan bekerja sama dengan empat pelatih lain dari lima provinsi berbeda, termasuk dua pelatih putri.
Kejuaraan Tinju Asia U-23 sendiri akan digelar di Jakarta pada 5–20 April 2026. Ajang bergengsi ini merupakan agenda resmi federasi tinju dunia, International Boxing Association (IBA), bekerja sama dengan PP-PERTINA. Selain menjadi panggung unjuk kemampuan, turnamen ini juga menjadi ajang penting dalam peta persaingan tinju Asia.
Rekam Jejak dan Tekad Andini
Pemanggilan Andini bukan tanpa alasan. Atlet kelahiran 10 Juni 2005 itu sebelumnya mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perunggu pada Pra PON XXI Aceh-Sumut 2023. Konsistensi dan kerja kerasnya di berbagai kejuaraan nasional menjadi modal kuat untuk menembus skuad Merah Putih.
Andini mengaku bangga sekaligus tertantang atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Ini cita-cita saya sejak lama, bisa memperkuat Timnas Indonesia. Kesempatan ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk terus berkembang dan memberikan prestasi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya penuh semangat.
Ketua Pengurus Kota PERTINA Makassar, Dr. Tri Sulkarnain Ahmad, menyampaikan rasa bangganya atas capaian atlet binaannya. Ia menegaskan komitmen untuk terus mendorong prestasi tinju Makassar hingga ke level nasional dan internasional.
Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di daerah berjalan di jalur yang tepat.
Hal senada disampaikan Ketua Pengprov PERTINA Sulsel, Harpen Reza Ali. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum ini secara maksimal, terlebih Indonesia akan menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut.
“Ini bukan sekadar partisipasi. Kita harus berprestasi. Apalagi ajang ini juga menjadi bagian dari proses seleksi menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang,” tegasnya.
Dengan dukungan penuh dari daerah dan pusat, harapan besar kini bertumpu pada Andini dan Dufri Masihor untuk membawa nama Indonesia bersinar di pentas Asia.(**)







