RA dan MI Ramdila Takalar Gelar Bimtek “Berbasis Cinta”, Perkuat Ruh Pendidikan Sejak Dini

Avatar of I A N
IMG 20260129 WA0044 l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATE SULSEL. ID– Upaya menanamkan nilai karakter dan spiritualitas dalam dunia pendidikan terus diperkuat. Sekolah RA dan MI Ramdila di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Takalar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Berbasis Cinta sebagai bagian dari penguatan ruh pendidikan bagi guru dan tenaga kependidikan.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 29–30 Januari 2026, di Rajaya, Kelurahan Bontokadatto, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar. Bimtek diikuti oleh seluruh guru dan staf RA serta MI Ramdila. Turut hadir fasilitator kegiatan, unsur Mapenda Kementerian Agama Kabupaten Takalar, serta kepala sekolah dari kedua satuan pendidikan tersebut.

Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Cinta dalam Ruh Pendidikan”, kegiatan ini menekankan bahwa proses belajar mengajar tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter berbasis nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan spiritualitas.

Dalam materi yang disampaikan, peserta mendapatkan penguatan tentang konsep lima cinta yang menjadi fondasi pendidikan berbasis nilai, yakni:

1.Cinta kepada Allah, sebagai dasar spiritual dan akhlak peserta didik.

2.Cinta ilmu, untuk menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat.

3.Cinta alam, sebagai bentuk kesadaran menjaga ciptaan Tuhan.

4.Cinta lingkungan, demi membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat.

5.Cinta tanah air, guna menanamkan rasa nasionalisme sejak usia dini.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, diskusi, hingga praktik pembelajaran berbasis pendekatan cinta. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih humanis, hangat, dan membangun kedekatan emosional positif antara pendidik dan peserta didik.

Bimtek ini menjadi salah satu langkah konkret RA dan MI Ramdila dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga memperkuat karakter dan nilai moral anak sebagai generasi masa depan.(Saifuddin Gassing)