Perjalanan Haru Sang Winner Duta Pelajar Sulsel 2026
INDONESIA, UPDATESULSEL. ID – Komitmen dalam mendorong gerakan literasi digital dan pengembangan potensi generasi muda kembali ditunjukkan oleh Zigid Indonesia melalui program talkshow inspiratif ZigidTalks Episode 4. Mengangkat tema “Cerita Haru di Balik Prestasi Winner Duta pelajar Sulsel 2026”, episode kali ini menghadirkan sosok muda berprestasi, Muh. Rifqi Al Faritsi, sebagai narasumber utama.
Acara yang disiarkan secara langsung melalui Instagram ini dipandu oleh host Muh. Syahtir Akbar, Brand Ambassador Zigid, yang sukses membangun suasana diskusi menjadi hangat, komunikatif, dan penuh makna. Sejak awal siaran, antusiasme penonton terlihat dari banyaknya interaksi, komentar, serta dukungan yang mengalir kepada narasumber.
Dalam sesi diskusi, Rifqi membuka cerita dengan menggambarkan perasaannya setelah dinobatkan sebagai Winner Duta Pelajar Sulawesi Selatan 2026. Ia mengungkapkan bahwa kebahagiaan yang dirasakan tidak hanya bersifat personal, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab baru sebagai representasi pelajar inspiratif di daerahnya.
Lebih jauh, Rifqi mengajak audiens untuk melihat perjalanan di balik kemenangan tersebut. Ia mengenang berbagai momen berkesan selama mengikuti ajang, mulai dari proses seleksi yang ketat, pembinaan intensif, hingga pengalaman bertemu dengan peserta-peserta hebat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Baginya, setiap momen tersebut menjadi pelajaran berharga yang membentuk karakter dan pola pikirnya.
Menjawab pertanyaan mengenai motivasi awal mengikuti ajang Duta Pelajar, Rifqi mengungkapkan bahwa keinginannya untuk berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan menjadi dorongan utama. Ia tidak sekadar mengejar gelar, tetapi ingin mengasah kemampuan diri serta memperluas wawasan.
Diskusi semakin menarik ketika membahas tentang rasa minder dan kepercayaan diri. Dengan jujur, Rifqi mengakui bahwa ia pernah berada di fase meragukan diri sendiri. Namun, ia memilih untuk tidak larut dalam perasaan tersebut. Sebaliknya, ia menjadikannya sebagai motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
“Rasa minder itu pasti ada, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita meresponsnya,” ungkapnya.
Dalam salah satu bagian reflektif, Rifqi juga menekankan pentingnya proses dibandingkan hasil. Menurutnya, proses adalah ruang pembelajaran yang sesungguhnya, tempat seseorang ditempa untuk menjadi lebih kuat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Ia juga memaknai peran ‘Duta Pelajar’ sebagai lebih dari sekadar gelar. Bagi Rifqi, Duta Pelajar adalah agen perubahan yang memiliki tanggung jawab untuk menginspirasi, mengedukasi, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.
Ketika diminta menggambarkan hidupnya dalam sebuah judul buku, Rifqi mengisyaratkan bahwa perjalanan hidupnya adalah tentang perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk terus melangkah meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
Sebagai Winner Duta Pelajar Sulawesi Selatan 2026, Rifqi juga memaparkan rencana kontribusinya ke depan. Ia berkomitmen untuk aktif dalam kegiatan literasi, pengembangan diri pelajar, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana edukasi yang positif dan produktif.
Tak hanya itu, dalam sesi pesan untuk pelajar Indonesia, Rifqi mengajak generasi muda untuk berani bermimpi besar dan tidak takut gagal. Menurutnya, kegagalan adalah bagian penting dari proses menuju kesuksesan.
“Jangan takut mencoba dan jangan takut gagal, karena dari situlah kita belajar untuk menjadi lebih baik,” pesannya dengan penuh semangat.
Di akhir diskusi, ia menutup dengan satu kalimat inspiratif untuk pelajar Sulawesi Selatan: agar terus berkembang, percaya pada potensi diri, dan menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif.
ZigidTalks Episode 4 tidak hanya menjadi ruang berbagi cerita, tetapi juga menjadi wadah refleksi dan motivasi bagi para pelajar. Program ini menegaskan peran Zigid Indonesia sebagai platform yang konsisten menghadirkan konten inspiratif, edukatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui tayangan ini, diharapkan semakin banyak pelajar yang terinspirasi untuk mengembangkan diri, meningkatkan literasi digital, serta berkontribusi nyata dalam membangun masa depan yang lebih baik.(*)







