MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID– Masyarakat Makassar dan sekitarnya diajak mengikuti kegiatan Salam Sehat Indonesia, sebuah agenda edukasi dan pelayanan kesehatan yang digelar Wahdah Islamiyah di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar pada Sabtu–Ahad, 18–19 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah yang mengusung semangat membangun budaya hidup sehat secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental, spiritual, sosial, hingga ekonomi.
Ketua Panitia Pelaksana, Ustaz Muhammad Istiqamah, mengatakan bahwa Salam Sehat Indonesia menjadi wujud nyata dakwah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui edukasi dan pelayanan sosial.
Menurutnya, konsep kesehatan yang diusung Wahdah Islamiyah tidak terbatas pada kondisi tubuh yang bugar, tetapi juga mencakup keseimbangan kehidupan secara utuh.
“Melalui Semarak Muktamar V ini, kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa sehat bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental, spiritual, ekonomi, dan kehidupan sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan, Wahdah Islamiyah ingin menghadirkan dakwah yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat melalui berbagai program yang bersifat edukatif sekaligus aplikatif.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada Sabtu malam dengan Talkshow Akbar Salam Sehat Indonesia yang berlangsung pukul 18.00–22.00 WITA. Keesokan harinya, Ahad pagi, peserta akan mengikuti Fun Walk Family atau jalan sehat bersama keluarga yang disertai pembagian berbagai doorprize menarik.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan beragam layanan dan aktivitas yang dapat dinikmati masyarakat, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, bazar UMKM, pasar murah, talkshow kesehatan, serta berbagai perlombaan olahraga. Seluruh kegiatan dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus rekreasi keluarga dalam suasana yang sehat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini dijadwalkan dibuka oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Sejumlah tokoh nasional, ulama, akademisi, dan pakar kesehatan juga dijadwalkan hadir sebagai narasumber, di antaranya KH. Muh. Zaitun Rasmin, H. Tamsil Linrung, Dr. H. Das’ad Latif, Prof. KH. Najamuddin, Prof. Hamdan Johannis, serta Dr. Nur Surya Wirawan.
Mengantisipasi tingginya jumlah peserta, panitia telah menyiapkan berbagai langkah teknis, mulai dari sistem registrasi, pengaturan arus masuk dan keluar peserta, pembagian zona kegiatan, hingga koordinasi dengan pengelola Masjid Al-Markaz, aparat TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan relawan.
Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan edukasi kesehatan, tetapi juga menjadi awal terbangunnya kolaborasi yang lebih luas antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, serta tenaga kesehatan dalam membangun masyarakat Indonesia yang sehat, tangguh, dan produktif.
Masyarakat diundang untuk hadir bersama keluarga dan sahabat guna mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, memperoleh berbagai pengetahuan seputar kesehatan, menikmati layanan gratis, sekaligus berkesempatan membawa pulang doorprize yang telah disiapkan panitia.(*)







