Ribuan Maba Penuhi Balai Sidang Unismuh, Rektor Tegaskan: Kalian Berada di Kampus yang Tepat

MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID – Riuh tepuk tangan dan semangat ribuan mahasiswa baru menggema di Balai Sidang Muktamar Ke-47 Unismuh Makassar, Sabtu (12/9/2026). Sekitar 3.500 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Tahun Akademik 2026/2027 resmi memulai perjalanan akademiknya di Kampus Biru melalui kegiatan Ta’aruf Mahasiswa Baru (Maba).

Di hadapan mahasiswa baru, Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd Rakhim Nanda, ST., MT., IPU, menyampaikan pesan yang langsung menguatkan hati para peserta.

keputusan memilih Unismuh sebagai tempat menempuh pendidikan merupakan langkah yang tepat untuk mempersiapkan masa depan.

“Apakah datang di sini karena disuruh orang tua, memilih sendiri, atau diajak teman, yakin Anda berada di tempat ini tidak pada tempat yang salah. Pilihan Anda sudah benar,” tegas Rakhim.

Pernyataan itu menjadi suntikan semangat bagi ribuan mahasiswa yang baru saja meninggalkan status siswa dan memasuki fase baru sebagai mahasiswa.

Rakhim memastikan seluruh sivitas akademika Unismuh siap mendampingi mahasiswa baru dalam membangun budaya akademik, mengembangkan kemampuan ilmiah, sekaligus mempersiapkan masa depan selama menjalani pendidikan di Unismuh Makassar.

Masuk Kampus Dengan Status Unggul

Menurut Rakhim, mahasiswa baru tahun ini memasuki Unismuh pada momentum penting. Institusi tersebut telah menyandang Akreditasi Institusi Unggul dan terus memperkuat reputasinya di tingkat nasional maupun internasional.

Ia memaparkan sejumlah capaian Unismuh dalam berbagai pemeringkatan internasional.

Dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026, Unismuh Makassar berada pada kelompok peringkat 801–1000 dunia.

Sementara dalam QS Asia University Rankings 2026, Unismuh masuk kelompok 1201–1300 Asia, dengan posisi 185 Asia Tenggara dan 53 Indonesia.

Pada UI GreenMetric World University Rankings 2025, Unismuh menempati peringkat 624 dunia, 359 Asia, dan 62 Indonesia. Khusus kategori Setting and Infrastructure, Unismuh bahkan berada di posisi 20 dunia dan peringkat keempat nasional.

Selain itu, Unismuh telah menerapkan ISO 21001:2018, standar internasional sistem manajemen organisasi pendidikan, sejak 2023. Setahun kemudian, cakupan sertifikasi tersebut telah mencapai 100 persen unit kerja.

Namun, Rakhim menekankan bahwa sederet prestasi tersebut tidak akan berarti tanpa kemampuan mahasiswa memanfaatkan lingkungan akademik yang telah tersedia.

“Insya Allah tinggal memposisikan diri sebagai mahasiswa baru yang mampu beradaptasi di Universitas Muhammadiyah Makassar ini,” pesannya.

Jumlah Maba 2026 Capai 7.000

Ta’aruf tahun akademik 2026/2027 diikuti sekitar 3.500 mahasiswa baru reguler. Jika digabung dengan mahasiswa dari jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Pendidikan Profesi Guru (PPG), jumlah mahasiswa yang bergabung mencapai sekitar 7.000 orang.

Rakhim juga mengingatkan bahwa mahasiswa Unismuh tidak berdiri sendiri. Mereka merupakan bagian dari jaringan besar Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Anda tidak sendiri. Mau jalan ke provinsi mana pun di Indonesia, di sana ada saudara-saudara kita,” ujarnya.

Pembukaan Ta’aruf kemudian ditandai dengan pembacaan basmalah oleh Rektor bersama seluruh mahasiswa baru.

Bukan Sekadar Saremoni Penyambutan

Ketua Panitia Ta’aruf Maba Unismuh, Dr. Dahlan Lama Bawa, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan dunia perguruan tinggi.

Mengusung tema “Menjadi Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing Global”, Ta’aruf diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan kolaborasi.

“Tidak sekadar unggul, tetapi hadir dan memiliki kompetensi, bisa berkomunikasi dan bisa berkolaborasi di pentas global,” kata Dahlan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan sejarah dan visi Muhammadiyah, visi Unismuh, sistem layanan akademik, kedisiplinan, kesehatan, lingkungan kampus, hingga berbagai organisasi kemahasiswaan seperti BEM, IMM, serta organisasi mahasiswa di tingkat fakultas dan program studi.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan identitas Unismuh melalui konsep I-GIFT (Integrated, Green, Islamic and Futuristic) sebagai karakter lingkungan kampus yang menjadi ruang tumbuh dan berkembangnya mahasiswa.

Lima Pesan Penting Untuk Maba Unismuh

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Makassar, Prof. Dr. H. Gagaring Pagalung, turut memberikan pesan penting kepada mahasiswa baru.

Ia mengingatkan agar Ta’aruf tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi titik awal transformasi mahasiswa menjadi akademisi yang berakhlak, adaptif, dan mampu bersaing secara global.

“Bukan seremonial yang besar saja, melainkan menjadi pijakan awal transformasi menjadi kader akademisi yang berakhlak, adaptif, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Gagaring menyampaikan lima pesan utama.

Pertama, mahasiswa harus memiliki mental petarung sekaligus menjadi pembelajar sejati. Kegagalan tidak boleh dianggap sebagai akhir, tetapi dijadikan bahan evaluasi untuk mencapai kematangan.

Kedua, mahasiswa perlu memperkuat visi Muhammadiyah Berkemajuan dengan memadukan ilmu pengetahuan, nilai keislaman, kebangsaan, kepemimpinan, dan keberlanjutan.

Ketiga, status Unismuh sebagai perguruan tinggi berstatus Unggul harus dimanfaatkan melalui prestasi akademik maupun aktivitas kemahasiswaan.

Keempat, mahasiswa tidak boleh menjadi akademisi yang terisolasi dari masyarakat. Ilmu yang diperoleh harus mampu diwujudkan melalui pengabdian dan memberikan dampak nyata.

Kelima, mahasiswa wajib menjaga etika akademik, kedisiplinan, serta integritas moral sepanjang menjalani proses pendidikan.

Mulai Perjalanan Dikampus Biru

Pesan Rektor, Ketua Panitia, dan Ketua BPH Unismuh pada akhirnya bermuara pada satu hal: menjadi mahasiswa bukan sekadar perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa.

Lebih dari itu, masa perkuliahan merupakan proses panjang untuk membentuk karakter, kompetensi, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi dunia yang semakin kompetitif.

Sekitar 3.500 mahasiswa baru yang memenuhi Balai Sidang Muktamar Ke-47 Unismuh Makassar pun resmi memulai perjalanan tersebut.

Mereka datang membawa harapan keluarga, cita-cita pribadi, dan tantangan untuk membuktikan satu pesan yang disampaikan Rektor sejak awal “Pilihan Anda sudah benar.”.