BONE, UPDATESUSLEL.ID – Prestasi membanggakan ditorehkan Polisi Cilik (Pocil) binaan Satuan Lalu Lintas Polres Bone. Tim Pocil Bone berhasil keluar sebagai juara pertama Lomba Pocil Zona 4 dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.
Kompetisi yang mempertemukan lima tim Pocil dari jajaran Polres di Sulawesi Selatan tersebut berlangsung di Lapangan Basket, Watampone, Kabupaten Bone, Senin pagi (7/9/2026).
Lima tim yang berkompetisi masing-masing berasal dari Polres Bone, Polres Soppeng, Polres Wajo, Polres Sinjai, dan Polres Sidrap.Persaingan berlangsung meriah. Penampilan para Pocil mendapat perhatian dan sorakan dari masyarakat serta pendukung yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan.
Sorak-sorai pun pecah ketika dewan juri mengumumkan Pocil binaan Satlantas Polres Bone sebagai juara 1 Zona 4.Sementara itu, Polres Wajo meraih juara 2, sedangkan Polres Sidrap menempati posisi juara 3.
Kemenangan tersebut sekaligus membuka jalan bagi Pocil Bone untuk melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi. Mereka akan mewakili Polres Bone pada lomba tingkat Polda Sulsel, bersama para pemenang dari zona lainnya.
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengapresiasi kerja keras dan semangat para Pocil selama menjalani proses pembinaan dan latihan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras anak-anak Pocil selama mengikuti latihan,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Prestasi itu merupakan buah dari kedisiplinan, kekompakan, kerja keras, serta konsistensi latihan yang dilakukan para Pocil bersama tim pelatih.
Pasca kemenangan di Zona 4, Satlantas Polres Bone akan kembali melakukan persiapan menghadapi kompetisi antarzona tingkat Polda Sulsel.
Pembinaan akan difokuskan pada peningkatan kemampuan baris-berbaris, kekompakan tim, koreografi, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap budaya tertib berlalu lintas.
Dengan capaian tersebut, Pocil Bone kini membawa misi lebih besar. Mereka tidak hanya dituntut mempertahankan prestasi, tetapi juga menunjukkan bahwa pembinaan sejak usia dini dapat menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang disiplin dan sadar keselamatan berlalu lintas.







