TAKALAR, UPDATESULSEL.ID— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar terus mendorong pemanfaatan potensi lingkungan untuk mendukung program ketahanan pangan. Salah satunya melalui kegiatan panen mangga yang menghasilkan lebih dari 100 buah dan dibagikan kepada petugas serta warga binaan, Kamis (22/10/2026).
Panen tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan lapas agar lebih produktif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga pemasyarakatan.
Hasil panen yang dibagikan bersama tidak hanya menjadi tambahan konsumsi bagi petugas dan warga binaan, tetapi juga mencerminkan upaya membangun budaya produktif melalui pengelolaan potensi lingkungan secara berkelanjutan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Takalar, Heince, mengatakan bahwa panen mangga kali ini menghasilkan lebih dari 100 buah. Hasil tersebut kemudian dibagikan agar dapat dinikmati bersama.
“Hasil panen kali ini mencapai lebih dari 100 buah mangga. Hasilnya kami bagikan kepada petugas dan warga binaan agar dapat dinikmati bersama. Kami berharap kegiatan seperti ini terus memberikan manfaat dan mendorong pemanfaatan lingkungan lapas secara produktif,” kata Heince.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan yang terus didorong di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, potensi yang tersedia di lingkungan lapas perlu dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, baik untuk mendukung ketersediaan pangan maupun memenuhi kebutuhan bersama.
“Panen mangga ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap program ketahanan pangan. Kami ingin potensi yang ada di lingkungan lapas dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Selain mendukung ketersediaan pangan, hasilnya juga dapat dinikmati bersama oleh petugas dan warga binaan,” ujar Andi Gunawan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Ke depan, Lapas Kelas IIB Takalar berkomitmen untuk terus mendorong berbagai kegiatan produktif yang sejalan dengan program pemerintah. Optimalisasi potensi lingkungan diharapkan tidak hanya menghasilkan manfaat secara langsung, tetapi juga memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan sederhana seperti panen mangga, Lapas Takalar menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya yang tersedia dapat memberikan nilai tambah sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan antara petugas dan warga binaan.







