MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID – Karang Taruna Kota Makassar terus mendorong penguatan gerakan kepemudaan di tingkat akar rumput. Hal itu mengemuka dalam pertemuan santai Ketua Harian Karang Taruna Kota Makassar, Rijal Djamal, bersama jajaran pengurus Karang Taruna Kelurahan Timungan Lompoa.
Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi untuk menyamakan langkah dalam memperkuat organisasi pasca-pelantikan. Para pengurus didorong tidak hanya fokus pada pembenahan struktur internal, tetapi juga segera menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat.
Rijal Djamal menekankan pentingnya keberanian para pemuda untuk menerjemahkan ide dan gagasan menjadi program yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Apapun idenya, coba kerjakan saja,” tegas Rijal di sela-sela pertemuan.
Menurutnya, Karang Taruna harus menjadi organisasi yang dinamis dan mampu merespons berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing. Karena itu, pengurus di tingkat kelurahan diharapkan tidak ragu berinovasi dan mengambil langkah konkret.
Ia menilai penguatan struktur organisasi dan pelaksanaan kegiatan sosial harus berjalan beriringan. Struktur yang solid menjadi fondasi dalam menjalankan roda organisasi, sementara aksi nyata di lapangan menjadi bukti keberadaan dan kebermanfaatan Karang Taruna bagi masyarakat.
Dalam mendukung pembangunan daerah, Karang Taruna juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Makassar. Keterlibatan pemuda di tingkat kecamatan hingga kelurahan dinilai penting untuk membantu menyukseskan berbagai program pemerintah.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda Roadshow Karang Taruna Kota Makassar ke seluruh kecamatan. Kegiatan itu diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi serta menyatukan visi gerakan Karang Taruna dari tingkat kota hingga kelurahan.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan aksi sosial, Karang Taruna Kota Makassar ditargetkan mampu bergerak lebih masif dan responsif. Kehadiran pemuda di tengah masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi simbol organisasi, tetapi benar-benar memberikan kontribusi yang berdampak bagi kemajuan Kota Makassar.








