Jalan Sultan Alauddin Disebut “Podium Terindah”, Ketua PIKOM IMM FISIP Unismuh Titip Pesan Keras ke 298 Maba

MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID — Sebanyak 298 mahasiswa baru (maba) FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar angkatan 2026 resmi disambut dalam rangkaian penerimaan mahasiswa baru tingkat fakultas.

Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni penyambutan. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PIKOM IMM) FISIP Unismuh Makassar menjadikannya sebagai ruang awal untuk menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, intelektualitas, serta kepedulian terhadap realitas sosial kepada generasi baru mahasiswa Sospol.

Ketua Umum PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar, Nur Ilham, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus pesan agar mahasiswa baru tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memiliki keberanian membaca dan merespons persoalan masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik memiliki posisi strategis dalam melihat berbagai dinamika sosial, politik, pemerintahan, dan kebijakan publik yang terjadi di tengah masyarakat.

“Selamat datang para penggawa muda di FISIP Unismuh Makassar. Ingatlah, menjadi mahasiswa Sospol berarti menolak menjadi penonton bisu atas kesewenang-wenangan. Kampus memberi kita teori, tetapi Jalan Sultan Alauddin dan realitas sosial di luar sanalah yang membaptis kita menjadi pejuang keadilan,” tegas Nur Ilham dalam orasinya.

Ia bahkan menggambarkan Jalan Sultan Alauddin sebagai ruang penting bagi mahasiswa untuk menguji pengetahuan akademiknya ketika berhadapan langsung dengan persoalan publik.

“Jangan pernah alergi dengan mimbar jalanan, sebab di situlah podium terindah tempat suara rakyat dipantulkan,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kehidupan mahasiswa Sospol tidak berhenti di ruang kuliah. Pengetahuan akademik, menurut perspektif tersebut, perlu dikontekstualisasikan dengan realitas sosial agar mahasiswa mampu menjalankan fungsi intelektual sekaligus kontrol sosial secara bertanggung jawab.

Dalam rangkaian penyambutan, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan organisasi otonom kampus, nilai-nilai dasar Persyarikatan Muhammadiyah, serta berbagai bentuk pendampingan akademik.

Pendampingan tersebut diharapkan membantu mahasiswa baru melewati masa transisi dari pendidikan menengah menuju lingkungan perguruan tinggi yang menuntut kemampuan berpikir lebih kritis, mandiri, dan argumentatif.

PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar berharap penyambutan 298 mahasiswa baru angkatan 2026 dapat menjadi titik awal terbentuknya ekosistem mahasiswa yang kritis secara intelektual, kuat secara moral, aktif secara sosial, serta mampu berkolaborasi dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.

Dengan demikian, mahasiswa baru tidak hanya hadir sebagai peserta didik di bangku kuliah, tetapi juga dipersiapkan menjadi bagian dari generasi intelektual yang memiliki keberpihakan terhadap nilai keadilan dan kepentingan publik

Ketua PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar, Nur Ilham, saat menyampaikan orasi di Jalan Sultan Alauddin, Makassar