Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap V Resmi Difungsikan, Permudah Akses Warga di Sungai Patihi

BULUKUMBA, UPDATESULSEL.ID — Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap V di Sungai Patihi, Dusun Patihi, Desa Sapanang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, resmi difungsikan pada Jumat, 25 September 2026. Jembatan yang dibangun melalui kerja sama Kodim 1411/Bulukumba dan masyarakat tersebut kini dapat digunakan warga untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Jembatan dengan panjang 40 meter dan lebar 1,2 meter itu menjadi akses penting bagi masyarakat di wilayah tersebut. Kehadirannya diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan warga sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat antardesa.

Selain menjadi akses penghubung bagi masyarakat, jembatan tersebut juga memiliki peran penting bagi anak-anak yang bersekolah serta aktivitas pertanian warga. Akses penyeberangan yang lebih mudah diharapkan dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas pendidikan dan perekonomian sehari-hari.

Reski selaku toko pemuda menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada presiden RI, TNI AD dan Pemerintah Desa

“Dalam hal ini berkontribusi pada pembangunan jembatan gantung. Serta tokoh masyarakat dan pemuda yang kemudian saling bahu-membahu, bergotong royong menyukseskan pembangunan jembatan ini dari awal sampai selesai. Walaupun jembatan hanya dapat diakses roda 2 tetapi kami bersyukur karena sebelumnya puluhan tahun masyarakat hanya mengunakan batang bambu sebagai jembatan menyebrangi sungai dgn lebar 30meter, tentunya bagi kami jembatan tersebut tidak layak, sangat membahayakan masyarakat yang melintas. Kamu berharap dikemudian hari ada upgrade pembangunan jembatan yang dapat dilintasi roda 4” jawabnya melalui WhatsApp (25/09/2026)

Pembangunan jembatan diawali dengan peninjauan lokasi pada 24 Mei 2026. Saat itu, Dandim 1411/Bulukumba bersama Danramil 1411-03/Kajang memimpin peninjauan sekaligus mengawali karya bakti gotong royong di lokasi pembangunan.

Pada tahap awal tersebut, masyarakat dari tiga desa, yakni Desa Sapanang, Desa Patiroang, dan Desa Tanah Towa, turut terlibat dalam pembentangan tali sling bawah jembatan.

Selanjutnya, pengerjaan fisik jembatan mulai dilakukan secara intensif pada 9 Juni 2026. Memasuki pertengahan Agustus, proses pembangunan terus dikebut dan menunjukkan progres yang signifikan hingga akhirnya jembatan dapat difungsikan pada 25 September 2026.

Pemanfaatan jembatan tersebut kemudian ditandai dengan kegiatan syukuran adat yang dilaksanakan masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan meliputi Assalama’ atau doa keselamatan, Andingingi sebagai bentuk tolak bala, serta hiburan karaoke.

Dengan mulai difungsikannya Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap V, masyarakat kini memiliki akses penyeberangan yang dapat mendukung mobilitas warga, akses pendidikan, serta aktivitas pertanian antarwilayah di sekitar Sungai Patihi.

Reporter : Andika Asb