Mahasiswa Takalar Desak Pemda Hidupkan Kembali Beasiswa Daerah

Avatar of IAN
Mahasiswa Hipermata Demo 20260723 194925 0000 l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (HPMT) Komisariat UIN Alauddin Makassar (UINAM) menggelar aksi unjuk rasa di dua titik strategis di Kabupaten Takalar, yakni di Kantor Bupati Takalar dan Gedung DPRD Takalar, Kamis (23/7/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap tidak lagi dianggarkannya program beasiswa daerah yang selama ini dinilai sangat membantu mahasiswa asal Kabupaten Takalar dalam menempuh pendidikan tinggi.

Dalam orasinya, massa aksi menegaskan bahwa program beasiswa daerah pernah berjalan di Kabupaten Takalar. Namun, selain kini tidak lagi dianggarkan, pelaksanaannya pada masa lalu juga dinilai belum memiliki sistem yang transparan.

Koordinator Lapangan HPMT Komisariat UINAM menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Takalar bersama DPRD segera mencari solusi untuk mengembalikan program tersebut ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami berharap DPRD Kabupaten Takalar bersama Pemerintah Kabupaten Takalar dapat duduk bersama membahas solusi agar program beasiswa daerah kembali dianggarkan. DPRD juga kami minta memanggil pemerintah daerah beserta dinas terkait untuk membahas dan menetapkan kembali anggaran beasiswa dalam pembahasan anggaran pokok,” tegas Koordinator Lapangan dalam orasinya.

Selain menuntut pengembalian anggaran beasiswa, mahasiswa juga meminta adanya mekanisme pengelolaan yang lebih terbuka dan akuntabel sehingga program tersebut benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris Umum HPMT Komisariat UINAM, Muh Ikhwan Isnain, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk peringatan kepada Pemerintah Kabupaten Takalar agar segera memberikan respons terhadap aspirasi mahasiswa.

Ia mengingatkan, apabila tuntutan tersebut tidak mendapat tindak lanjut yang serius, berbagai organisasi kemahasiswaan di Takalar siap melakukan konsolidasi besar dan menggelar aksi dengan skala yang lebih luas.

Usai menyampaikan aspirasi, perwakilan mahasiswa berhasil melakukan audiensi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Takalar dan DPRD. Dalam pertemuan tersebut, massa aksi kembali menegaskan harapan agar program beasiswa daerah dapat direalisasikan kembali sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Takalar.

Mahasiswa berharap hasil audiensi tersebut menjadi langkah awal bagi pemerintah daerah untuk mengembalikan program beasiswa yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Takalar.(*)