Kades Bantimurung Pangkep Tegaskan Kolaborasi Desa, Ormas, dan Media Adalah Kunci Kemajuan

IMG 20260112 WA0149

PANGKEP, UPDATE SULSEL. ID– Kepala Desa Bantimurung, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Rahman, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan insan pers merupakan fondasi utama dalam membangun desa yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Rahman saat menghadiri forum silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat, perwakilan ormas, serta awak media. Menurutnya, di tengah pesatnya arus informasi dan tantangan pembangunan desa, sinergi lintas sektor bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak.

“Desa tidak bisa berjalan sendiri. Sinergitas antara pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, dan media adalah keharusan. Desa yang maju adalah desa yang terbuka terhadap kolaborasi, komunikasi, dan pengawasan publik yang sehat,” ujar Rahman.

Rahman menjelaskan, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah desa. Ormas diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat, menjaga harmoni sosial, sekaligus ikut mengawal jalannya pembangunan agar tetap sesuai regulasi dan kebutuhan warga.

Sementara itu, media dinilai sebagai pilar penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Selain menyampaikan informasi, media juga berfungsi sebagai sarana edukasi serta kontrol sosial terhadap kinerja pemerintahan desa.

“Kami terbuka terhadap kritik. Kritik yang objektif dan berimbang justru sangat dibutuhkan agar pemerintah desa tetap berada di jalur pelayanan masyarakat. Media harus independen, profesional, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rahman menegaskan komitmen Pemerintah Desa Bantimurung untuk menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan anggaran desa, pelaksanaan program pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanggalkan ego sektoral dan kepentingan kelompok yang berpotensi menghambat pembangunan desa. Menurutnya, kemajuan desa hanya dapat terwujud apabila semua pihak mampu bersatu, saling menghargai peran, dan bekerja untuk tujuan bersama.

“Jika ingin Desa Bantimurung maju, maka tidak boleh ada sekat. Pemerintah desa, ormas, tokoh masyarakat, pemuda, dan media harus berjalan seiring. Tujuan kita satu, yakni kesejahteraan masyarakat,” pungkas Rahman.

Dengan sinergi yang kuat dan berkelanjutan, Rahman optimistis Desa Bantimurung dapat tumbuh menjadi desa yang maju, mandiri, dan menjadi contoh tata kelola pemerintahan desa yang terbuka dan inklusif di Kabupaten Pangkep.(Awaluddin).