Viral di Medsos, Oknum Lurah di Pangkep Digerebek Satpol PP di Penginapan

Avatar of Zull Updatesulsel.id
Okum Lurah di Pangkep Viral 20260528 104747 0000 l Update Sulsel

PANGKEP, UPDATESULSEL.ID — Seorang oknum lurah berinisial MA di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, digerebek anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat berada di dalam kamar sebuah penginapan bersama seorang wanita.

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah foto dan informasi terkait penggerebekan beredar luas di masyarakat. Penggerebekan dilakukan usai Satpol PP menerima laporan warga mengenai keberadaan pasangan tersebut di salah satu penginapan di kawasan Kampung Kalibone, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene.

Kasatpol PP Pangkep, Hapiluddin, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu kami menerima telepon dari pelapor, langsung kami tindak lanjuti. Saat tiba di lokasi, kami ketuk pintu kamar dan yang bersangkutan keluar,” ujar Hapiluddin saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026).

Penggerebekan diketahui terjadi pada Selasa (15/5) sekitar pukul 12.00 Wita. Untuk menghindari kerumunan warga dan kegaduhan di lokasi, oknum lurah tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Pangkep guna dimintai keterangan lebih lanjut.

“Saya bilang, ‘Apa yang kita bikin di situ Pak Lurah?’ Dia kemudian meminta mengemasi barang-barangnya lalu saya arahkan datang ke kantor,” katanya.

Hapiluddin menjelaskan, kasus tersebut saat ini masih didalami oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Pangkep. Bahkan, MA kembali menjalani pemeriksaan lanjutan pada Selasa (26/5) kemarin.

“Tadi saya sudah tanya ke penyidik PPNS Satpol PP, yang bersangkutan kemarin sore diperiksa lagi dan dimintai keterangan tambahan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, MA mengaku tidak melakukan perbuatan menyimpang bersama wanita tersebut selama berada di dalam kamar penginapan. Menurut Hapiluddin, kemungkinan tidak terjadi hal yang melanggar karena petugas bergerak cepat usai menerima laporan warga.

“Dia menyampaikan tidak melakukan apa-apa sampai kami datang. Kemungkinan karena kami langsung bergerak cepat setelah menerima laporan,” ungkapnya.

Sementara itu, PPNS Satpol PP Pangkep, Arga Indra Wansa, mengatakan dirinya turut berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung. Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam penanganan kasus tersebut.

“Begitu ada laporan masuk ke Pak Kasat, kami langsung bergerak ke lokasi di sekitar Kalibone untuk melakukan konfirmasi. Sebagai aparat, tentu kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Arga.

Hingga kini, proses pemeriksaan terhadap oknum lurah tersebut masih terus berlangsung untuk mendalami fakta-fakta terkait kejadian tersebut.