WAJO, UPDATESULSEL.ID — Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua bocah yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Walanae, Kelurahan Paduppa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (29/5/2026).
Korban pertama yang ditemukan diketahui bernama Akbar (11). Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 09.25 Wita, sekitar 12 kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke RSUD Lamaddukelleng sambil menunggu pihak keluarga.
Koordinator SAR Bone, Masrur, mengatakan setelah penemuan korban pertama, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya bernama Fatir (10).
“Korban pertama berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan,” ujar Masrur.
Beberapa jam kemudian, korban kedua atas nama Fatir juga berhasil ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban ke rumah duka.
“Korban ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke rumah duka,” tambah Masrur.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Tim SAR gabungan selanjutnya melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan operasi SAR.
“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama selama proses pencarian,” katanya.
Peristiwa tragis tersebut bermula saat enam anak mandi bersama di aliran Sungai Walanae, Kelurahan Paduppa. Dua korban, yakni Fatir dan Akbar, berenang menuju area tengah sungai.
Namun, arus sungai yang deras menyeret keduanya hingga tenggelam. Rekan-rekan korban sempat melihat keduanya terseret arus sekitar 150 meter dari titik awal mereka mandi sebelum akhirnya hilang dari permukaan air.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas, SAR Brimob, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Wajo, Damkar Wajo, PMI Wajo, serta masyarakat setempat.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika arus sedang deras akibat cuaca dan curah hujan yang meningkat.







