Serentak Menguatkan Birokrasi: Gowa – Takalar Lantik Pejabat di Hari yang Sama

Avatar of Man
Serentak di Hari yang Sama, Gowa dan Takalar Lantik Pejabat untuk Perkuat Birokrasi
Foto: Firdaus Daeng Manye bersama ST. Husniah Talenrang (edit Photoshop)

TAKALAR, UPDATESULSEL.ID – Pemerintah Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, secara serentak menggelar pelantikan pejabat pada Kamis (23/4/2026).

Kejaksaan Negeri Takalar_Hari Kartini

Momentum ini menjadi langkah strategis kedua daerah dalam memperkuat struktur birokrasi dan mendorong peningkatan pelayanan publik.

Di Gowa, Bupati Sitti Husniah Talenrang melantik 124 pejabat pengawas dan administrator (eselon III dan IV) di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati.

Pelantikan tersebut mencakup 91 pejabat eselon III dan 33 pejabat eselon IV.”Pelantikan ini adalah penegasan kepercayaan bahwa saudara memiliki kapasitas dan integritas.

Namun kepercayaan itu harus dibuktikan setiap hari melalui kerja nyata,”ujar Husniah dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya disiplin, loyalitas terhadap kebijakan daerah, serta inovasi dalam menjawab tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin dinamis.

Sementara itu di Takalar, Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon IIB) di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi jabatan strategis yang sebelumnya kosong, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Inspektur, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta Sekretaris DPRD.

“Harus tancap gas. Kita dihadapkan pada perubahan yang sangat cepat, sehingga dibutuhkan kreativitas dan cara berpikir yang berbeda dalam menjalankan pemerintahan,” tegas Firdaus.

Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan melalui mekanisme seleksi yang ketat, sehingga diharapkan mampu mempercepat kinerja organisasi di tengah keterbatasan anggaran dan meningkatnya tuntutan publik.

Pelantikan serentak di dua daerah bertetangga ini mencerminkan upaya konsolidasi birokrasi di tingkat lokal, baik melalui penguatan struktur internal seperti di Gowa, maupun pengisian posisi strategis seperti di Takalar.

Langkah tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan efektivitas pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di masing-masing daerah.