GOWA – UPDATESULSEL.ID – Pertumbuhan sektor kuliner di Kabupaten Gowa terus menunjukkan tren positif. Salah satu yang terbaru, 72KichenCoffee, kini hadir di Jalan Tun Abdul Razak dengan konsep perpaduan kuliner Timur Tengah dan budaya ngopi modern.
Mengusung diferensiasi yang cukup kuat, 72KichenCoffee tidak hanya menawarkan menu kafe pada umumnya. Mereka menjadikan nasi kebuli sebagai salah satu menu andalan – hidangan khas dengan cita rasa rempah yang kaya dan berlapis.
“Nasi kebuli di sini diracik dengan pendekatan autentik, menghasilkan rasa gurih dan aromatik yang khas,”ujar Muh. Alfaridzi A (Alfha), salah satu karyawan, kepada awak media.
Selain makanan, lini minuman kopi juga menjadi fokus utama. Menggunakan biji kopi pilihan, setiap sajian menghadirkan karakter rasa yang konsisten, mulai dari profil bold hingga varian yang lebih ringan bagi penikmat pemula.
Dari sisi konsep, 72KichenCoffee menghadirkan desain interior modern yang nyaman dan adaptif. Tempat ini cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti pertemuan santai, bekerja jarak jauh, hingga berkumpul bersama keluarga.
Secara lokasi, keberadaannya di koridor Jalan Tun Abdul Razak dinilai strategis karena berada di jalur dengan mobilitas tinggi, sehingga mudah diakses dari wilayah Gowa maupun Kota Makassar.
Kehadiran 72KichenCoffee juga mencerminkan tren industri kuliner lokal yang mulai menggabungkan konsep lintas budaya guna menciptakan pengalaman baru bagi konsumen.
Ke depan, konsistensi kualitas dan inovasi menu disebut menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner.
Dengan konsep tersebut, 72KichenCoffee berpotensi menjadi salah satu destinasi kuliner alternatif bagi masyarakat yang mencari pengalaman berbeda di Kabupaten Gowa. (*)







