TAKALAR, UPDATESULSEL.ID– Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Seorang siswa SD, Burhan Sabir Sabri, berhasil mencuri perhatian publik setelah videonya melafalkan pembukaan UUD 1945 tanpa teks viral di media sosial.
Apresiasi pun datang langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Melalui jajaran Partai Gerindra, perhatian tersebut diwujudkan dengan kunjungan ke kediaman Burhan di Pattallassang, Jumat (10/4/2026).
Rombongan yang dipimpin Ketua DPC Gerindra Takalar, Indar Jaya, menyampaikan pesan langsung dari Presiden. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut setelah video Burhan yang tampil percaya diri saat upacara bendera pada 6 April 2026 menjadi perbincangan luas.
“Bapak Presiden bersama pimpinan DPP Partai Gerindra telah melihat video Burhan. Beliau menyampaikan salam sekaligus apresiasi atas kemampuan dan keberanian Burhan,” ujar Indar Jaya.
Tak hanya itu, bentuk penghargaan juga diberikan berupa paket perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, dan tas. Bantuan tersebut diharapkan dapat memotivasi Burhan untuk terus berprestasi.
“Ini bukan soal nilai barangnya, tapi bentuk dukungan agar Burhan semakin semangat belajar dan mengembangkan potensinya,” tambahnya.
Dikenal sebagai siswa multitalenta, Burhan sebelumnya juga pernah meraih prestasi di bidang sastra, termasuk juara lomba dongeng tingkat nasional. Di balik prestasinya, tersimpan cita-cita besar.
“Saya ingin sekali bertemu dengan Bapak Presiden dan bercita-cita menjadi tentara. Saya juga berharap bisa masuk Sekolah Taruna Nusantara,” ungkap Burhan penuh semangat.
Sementara itu, sang ayah, Nur Syamsu Dg. Situju, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas perhatian yang diberikan kepada putranya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Ini menjadi pengalaman berharga bagi Burhan dan motivasi besar untuk masa depannya,” ujarnya.
Kisah Burhan menjadi bukti bahwa semangat belajar, keberanian, dan ketekunan dapat membuka jalan menuju apresiasi yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional.(*)







