Jumat Berkah Polres Takalar, Ulurkan Kepedulian untuk Ibu Hamil dan Anak Stunting

IMG 20260213 WA0033

TAKALAR, UPDATE SULSEL.ID — Komitmen kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak kembali ditunjukkan jajaran Polres Takalar melalui program rutin “Jumat Berkah”, Jumat (13/02/2026).

Sejak pukul 07.30 Wita, kegiatan sosial tersebut menyasar ibu hamil dan anak yang mengalami stunting di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Takalar. Aksi kemanusiaan kali ini dipusatkan di Kecamatan Mapsu.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Mapsu Iptu Sumarwan, S.Psi, bersama personel Sat Binmas, anggota Polsek, serta Polwan. Mereka turun langsung menyalurkan bantuan paket makanan bergizi berupa nasi kotak kepada kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus.

Program yang digagas Satuan Binmas ini bukan sekadar berbagi makanan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap upaya percepatan penanganan stunting dan penguatan ketahanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Upaya berkelanjutan ini menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Di Desa Pa’batangan, jumlah anak stunting tercatat turun dari sembilan menjadi tujuh anak. Sementara di Desa Patani, angka stunting berkurang dari 14 menjadi 10 anak.

Perkembangan positif juga terlihat di Kelurahan Takalar dan Desa Soreang. Data terbaru menunjukkan adanya penurunan jumlah ibu hamil berisiko maupun anak stunting dibandingkan periode sebelumnya.

Secara keseluruhan, sebanyak 27 ibu hamil dan 45 anak stunting menerima manfaat langsung dari kegiatan Jumat Berkah kali ini. Bahkan, paket makanan yang tersisa turut dibagikan kepada para lansia sebagai wujud kepedulian sosial yang lebih luas.

Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman melalui Kasat Binmas AKP H. Sarro menegaskan bahwa program Jumat Berkah merupakan bentuk kehadiran Polri yang lebih humanis di tengah masyarakat.

Menurutnya, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program kemanusiaan dan kesehatan.

“Kami ingin memastikan pendampingan terhadap ibu hamil serta upaya pencegahan stunting berjalan konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menilai, tren penurunan angka stunting menjadi sinyal positif dari sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, diharapkan angka stunting di Kabupaten Takalar dapat ditekan secara bertahap. Program Jumat Berkah pun menjadi bukti bahwa kepedulian yang dilakukan secara rutin dan terarah mampu membawa perubahan nyata bagi warga.(Saifuddin Gassing)