Patroli Gabungan TNI dan Elemen Masyarakat, Malam Takalar Dijaga Tetap Aman

Avatar of I A N
IMG 20260208 WA0138 l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATE SULSEL. ID– Upaya menjaga ketertiban dan rasa aman di tengah masyarakat terus diperkuat. Personel gabungan TNI bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar patroli malam terpadu di wilayah Kabupaten Takalar, Minggu malam (8/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan personel Koramil 1426-06/Mapsu jajaran Kodim 1426/Takalar, organisasi kepemudaan FKPPI, FKFM, Linmas, serta tokoh masyarakat setempat. Patroli dilakukan sebagai bentuk sinergi lintas unsur untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan malam hari.

Sejumlah titik strategis menjadi sasaran pemantauan, mulai dari pusat keramaian malam hingga lokasi yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Selain berkeliling, personel gabungan juga menyempatkan diri berdialog dengan warga.

Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan kamtibmas, mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Warga diingatkan agar tetap waspada serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Patroli malam ini dilaksanakan rutin setiap hari dengan sistem bergiliran oleh koramil di wilayah Takalar. Fokus utamanya adalah langkah pencegahan dini terhadap potensi tindak kriminalitas yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Danramil 1426-06/Mapsu melalui Bati Tuud Koramil 06, Serma Ansarullah, menegaskan pentingnya kerja sama seluruh elemen dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami dari TNI berkomitmen mendukung terciptanya situasi yang aman di Kabupaten Takalar. Dengan sinergi bersama unsur masyarakat, kami berharap warga bisa beraktivitas dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.

Tak hanya menyasar titik rawan, patroli juga menyambangi lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Petugas memberikan edukasi agar tidak berkegiatan hingga larut malam serta menghindari aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.(Saifuddin Gassing)