Genjot Swasembada Pangan, Kelompok Tani Bungung Paranga Salurkan Bantuan Pestisida ke Anggota

IMG 20260208 WA0082

TAKALAR, UPDATE SULSEL. ID– Upaya mendorong swasembada pangan terus diperkuat hingga tingkat kelompok tani. Di Kabupaten Takalar, Kelompok Tani Bungung Paranga menyalurkan bantuan pestisida kepada para anggotanya sebagai langkah antisipasi serangan hama pada tanaman pangan.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah di sektor pertanian, sejalan dengan penguatan produksi tanaman pangan secara nasional. Dinas Pertanian Kabupaten Takalar sebelumnya mendistribusikan pestisida jenis META-HiPO 400 SL kepada kelompok-kelompok tani untuk melindungi hasil pertanian, terutama di tengah tingginya risiko hama saat musim hujan.

Penyerahan bantuan berlangsung di Sekretariat Kelompok Tani Bungung Paranga, Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini dihadiri Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Takalar Muh. Hilwan, Petugas Administrasi BPP Polongbangkeng Selatan Wardana, Ketua Gapoktan Bulukunyi Indah Nurdin Ago, Ketua Kelompok Tani Bungung Paranga Muhammad Masykur, serta anggota kelompok tani.

Dalam kesempatan tersebut, Muh. Hilwan memberikan arahan teknis terkait penggunaan pestisida yang tepat dan aman. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan petani terhadap peningkatan serangan penyakit tanaman yang kerap muncul di musim hujan.

Sementara itu, Wardana mengajak petani terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Menurutnya, bantuan pestisida yang disalurkan mencapai sekitar satu ton dan diperuntukkan bagi kelompok tani di wilayah Polongbangkeng Selatan guna meminimalkan potensi gagal panen akibat hama.

“Ini bagian dari ikhtiar bersama agar produksi pertanian tetap terjaga dan petani tidak merugi. Dukungan sarana seperti ini sangat penting demi keberhasilan sektor pertanian daerah,” ujarnya.

Melalui bantuan ini, para petani berharap hasil panen dapat lebih optimal sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Takalar.(Saifuddin Gassing)