Bupati Jeneponto Dorong Penguatan ZIS, ASN Diminta Jadi Teladan

IMG 20260130 WA0036

JENEPONTO, UPDATE SULSEL. ID— Upaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Jeneponto terus diperkuat. Hal itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi ZIS yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jeneponto di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, Sekretaris Daerah Jeneponto Maskur, jajaran pimpinan Baznas Jeneponto, perwakilan Baznas Bulukumba, para kepala OPD, serta undangan lainnya dari lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis memperkuat pemahaman aparatur pemerintah tentang pentingnya tata kelola ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel. Fokusnya adalah mendorong pengelolaan ZIS berbasis OPD agar lebih terstruktur dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Kepala Baznas Jeneponto, H. Pattawari, menekankan bahwa potensi zakat di daerah ini tergolong besar. Namun, potensi tersebut perlu didukung sistem pengelolaan yang rapi dan kolaboratif agar benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baznas. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penguatan pengelolaan ZIS sebagai bagian dari instrumen sosial dalam membantu warga kurang mampu.

Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Jika dikelola secara terkoordinasi, ZIS dapat menjadi salah satu cara efektif menekan angka kemiskinan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga mengajak seluruh kepala OPD dan aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadi contoh dalam menunaikan ZIS melalui Baznas, sehingga gerakan ini tidak hanya bersifat imbauan, tetapi menjadi budaya bersama di lingkungan pemerintahan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bimbingan teknis dan pelatihan strategi pengelolaan ZIS berbasis OPD dan pemerintah daerah. Materi disampaikan oleh Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Bulukumba, H. Muhammad Yusuf Shandy, yang memaparkan pola pengelolaan ZIS yang efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin solid antara Baznas, OPD, dan pemerintah daerah, sehingga pengelolaan ZIS di Jeneponto semakin optimal dan memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.(Ikbal Nakku).