Bupati Bone Sebut Daerahnya Punya Potensi Jadi Sentra Peternakan Terbesar

Avatar of Zull Updatesulsel.id
Bupati Bone 20260529 104846 0000 l Update Sulsel

BONE, UPDATESULSEL.ID — Pemerintah Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan sektor peternakan modern berbasis hilirisasi terintegrasi. Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman saat menghadiri Diskusi Ekosistem Hilirisasi Ayam Terintegrasi yang berlangsung di Four Points by Sheraton Makassar, Kamis (28/5/2026).

Dalam forum tersebut, Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasinya atas mulai berkembangnya investasi dan pembangunan hilirisasi peternakan ayam terintegrasi di Kabupaten Bone.

“Terima kasih atas kesempatan ini, saya merasa terhormat karena adanya beberapa pembangunan hilirisasi ayam terintegrasi yang sedang dibangun,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan ekosistem peternakan terintegrasi menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor pangan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku usaha peternakan.

Program hilirisasi yang tengah dikembangkan itu mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari budidaya, pengolahan, distribusi hingga pemasaran dalam satu sistem berkelanjutan.

Tak hanya sektor ayam, Pemkab Bone juga mulai mempersiapkan pembangunan peternakan sapi perah terintegrasi sebagai bagian dari pengembangan peternakan modern di daerah tersebut.

Bupati Bone optimistis daerahnya memiliki potensi besar menjadi daerah percontohan hilirisasi peternakan nasional. Bahkan, ia menyebut terdapat wilayah di Bone dengan jumlah ternak yang melebihi jumlah penduduk.

“Di Bone ada satu wilayah yang memiliki ternak lebih banyak dari penduduknya sehingga saya yakin dan percaya, Kabupaten Bone ke depan akan menjadi contoh dan pilot project hilirisasi terintegrasi peternakan,” katanya.

Kabupaten Bone sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi peternakan terbesar di Sulawesi Selatan.

Dengan dukungan pemerintah pusat serta kolaborasi berbagai pihak, Bone dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat pengembangan peternakan modern berbasis hilirisasi di Indonesia.

Kegiatan diskusi tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor peternakan.

Melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta, pengembangan hilirisasi peternakan di Bone diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing sektor peternakan nasional.