Takalar Sabet UHC Award 2026 Kategori Pratama, Bukti Komitmen Jamin Kesehatan Warga

IMG 20260128 WA0034

JAKARTA, UPDATE SULSEL. ID– Kabupaten Takalar kembali mencatat prestasi di panggung nasional. Pemerintah Kabupaten Takalar diganjar Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan daerah tersebut memperluas jaminan kesehatan bagi masyarakatnya.

Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam acara nasional bertajuk Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Bupati hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan Takalar dr. Nilal Fauziah serta Kepala Dinas Sosial dan PMD Andi Rijal Mustamin.

Hampir Seluruh Warga Terlindungi
Kategori Pratama diberikan kepada daerah yang mampu mencapai cakupan kepesertaan jaminan kesehatan sangat tinggi. Takalar dinilai berhasil karena:

98 persen penduduk telah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan).

Tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen, artinya warga tidak hanya terdaftar, tetapi benar-benar menggunakan layanan kesehatan.

Capaian ini menunjukkan bahwa perlindungan kesehatan di Takalar sudah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat.

Bupati: UHC Bukan Sekadar Angka
Bupati Daeng Manye menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama lintas sektor.

“Ini bukan hanya soal angka kepesertaan, tapi bukti kolaborasi semua pihak. Kami ingin masyarakat Takalar memperoleh layanan kesehatan yang layak, mudah diakses, dan adil,” ujarnya.

Menurutnya, UHC adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah rakyat. Tidak boleh ada warga yang menunda berobat hanya karena persoalan biaya.

Ia juga menekankan bahwa penghargaan ini bukan garis akhir. Pemkab Takalar akan terus memperkuat fasilitas kesehatan, meningkatkan kualitas tenaga medis, serta mendorong pelayanan yang lebih cepat dan humanis.

Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr. Nilal Fauziah, menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari upaya pendataan berkelanjutan, sosialisasi aktif, serta pendampingan masyarakat agar status kepesertaan tetap aktif.

Program UHC, lanjutnya, akan terus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Selaras Arah Pembangunan Nasional
UHC Award 2026 menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang konsisten menghadirkan layanan kesehatan inklusif dan berkeadilan. Penghargaan ini juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan capaian ini, Takalar menegaskan diri sebagai daerah yang serius membangun sistem kesehatan yang merata, berkelanjutan, dan berpihak pada rakyat.(Saifuddin Gassing).