13 Prodi PNUP Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Posisi Pendidikan Vokasi di Indonesia Timur.

Avatar of Admin UPDATESULSEL.ID
UPDATESULSEL.ID TERKINI 20260822 180628 0000 l Update Sulsel

MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID – Kabar membanggakan datang dari Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Sebanyak 13 dari 40 program studi (prodi) di PNUP kini berhasil meraih predikat Unggul, yang merupakan peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi perguruan tinggi melalui BAN-PT maupun lembaga akreditasi mandiri.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi PNUP dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi terkemuka di kawasan Indonesia Timur.

Pasang Iklan Update Sulsel

Menariknya, capaian akreditasi Unggul tersebut tidak hanya terkonsentrasi pada satu jurusan. Sebanyak 13 prodi itu tersebar di enam jurusan, mencerminkan pemerataan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan PNUP.

Jurusan Teknik Mesin menjadi penyumbang terbanyak dengan lima prodi, yakni D-III Perawatan Alat Berat, D-IV Teknik Pembangkit Energi, D-III Teknik Mesin, D-IV Teknik Manufaktur, dan D-III Teknik Konversi Energi.

Selanjutnya, Jurusan Teknik Elektro menyumbangkan tiga prodi berstatus Unggul, yaitu D-IV Teknik Listrik, D-III Teknik Listrik, dan D-III Teknik Elektronika.

Sementara itu, Jurusan Teknik Kimia memiliki dua prodi yang telah meraih predikat Unggul, yakni D-III Analisis Kimia dan D-IV Teknologi Kimia Industri.

Adapun masing-masing satu prodi berstatus Unggul berasal dari Jurusan Teknik Informatika dan Komputer melalui D-IV Teknik Komputer dan Jaringan, Jurusan Teknik Sipil melalui D-III Teknik Konstruksi Sipil, serta Jurusan Akuntansi melalui D-IV Akuntansi Manajerial.

Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan 13 prodi meraih predikat Unggul merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika PNUP.

“Capaian 13 program studi berakreditasi Unggul ini adalah bukti nyata komitmen PNUP dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Kami akan terus mendorong seluruh program studi lain untuk menyusul capaian ini,” ujar Rusdi Nur.

Senada dengan Direktur PNUP, Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (PPMPP) PNUP, Dr. Ismail Anas, S.Pd., M.Pd., mengatakan predikat Unggul tidak diraih secara instan.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses penjaminan mutu internal yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari evaluasi kurikulum hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sarana-prasarana.

“Predikat Unggul tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui evaluasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pemutakhiran sarana-prasarana, serta peningkatan kompetensi dosen secara berkelanjutan. PPMPP akan terus mengawal 27 program studi lainnya agar turut meraih status yang sama,” kata Ismail Anas.

Berdampak Pada Mahasiswa Hingga Dunia Industri

Predikat Unggul yang diraih 13 prodi PNUP tidak sekadar menjadi capaian administratif. Status tersebut juga memberikan dampak strategis bagi mahasiswa, lulusan, institusi, calon mahasiswa, hingga mitra dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Bagi mahasiswa dan lulusan, akreditasi Unggul dapat menjadi salah satu indikator penguatan daya saing akademik dan profesional. Status tersebut juga berpotensi memperluas akses terhadap berbagai peluang beasiswa, program pertukaran mahasiswa, maupun studi lanjut.

Bagi institusi, capaian tersebut semakin memperkuat reputasi PNUP sebagai perguruan tinggi vokasi yang memiliki komitmen terhadap mutu pendidikan.

Sementara bagi calon mahasiswa baru, status akreditasi menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pilihan program studi. Adapun bagi dunia industri, capaian tersebut turut memperkuat kepercayaan terhadap kualitas kompetensi lulusan PNUP.

Target 40 Prodi Berstatus Unggul

PNUP tidak ingin berhenti pada capaian 13 prodi. Institusi tersebut menargetkan peningkatan jumlah program studi berstatus Unggul secara bertahap hingga menjangkau seluruh 40 program studi yang dimiliki.

Upaya tersebut akan dilakukan melalui penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kerja sama dengan dunia industri, penguatan sarana dan prasarana, serta peningkatan kualifikasi dan kompetensi dosen.

PPMPP bersama seluruh jurusan dan program studi juga akan terus mengawal proses peningkatan mutu tersebut.Dengan capaian 13 prodi berakreditasi Unggul, PNUP semakin menunjukkan bahwa pendidikan vokasi di Indonesia Timur mampu bersaing dan terus berkembang sesuai tuntutan dunia kerja, industri, dan perkembangan teknologi.