Wakili Takalar, Mahasiswa Unismuh Makassar Muh. Uwais Al-Qarni Raih Juara 1 Duta Pendidikan Sulselbar 2026

MAKASSAR, UPDATESULSEL.ID – Membawa nama Kabupaten Takalar, mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), Muh. Uwais Al-Qarni, berhasil meraih The Winner atau Juara 1 Pemiilihan Duta Pendidikan Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia di Kota Makassar.

Prestasi tersebut menjadi capaian membanggakan bagi Uwais yang tidak hanya aktif sebagai mahasiswa, tetapi juga aktif dalam berbagai organisasi dan komunitas. Ia tercatat aktif di Sanggar Seni Komunitas Mahasiswa Kreatif FAI, PIKOM IMM FAI, Duta Kampus Unismuh, serta Hipermata Unismuh Makassar.

Pengalaman akademik, organisasi, dan komunitas tersebut menjadi bagian dari proses Uwais dalam mengembangkan kapasitas diri, membangun kemampuan komunikasi, serta memperluas pengalaman dalam berinteraksi dengan berbagai kalangan.

Uwais berhasil melewati rangkaian tahapan kompetisi yang berlangsung cukup ketat. Kegiatan diawali dengan pra-karantina pada 14–17 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan karantina pada 22–26 September 2026.

Selama masa karantina, para peserta mengikuti sejumlah tahapan penilaian, di antaranya interview, talent, Focus Group Discussion (FGD), hingga sesi QnA pada grand final.

Bagi Uwais, keikutsertaannya dalam ajang tersebut bukan semata-mata untuk mengejar gelar maupun selempang. Ia melihat Duta Pendidikan sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menghadirkan kontribusi bagi masyarakat.

“Saya tertarik karena melihat di ajang duta seperti ini saya bisa mengembangkan potensi diri. Saya tidak mengejar gelar atau selempang, tetapi ingin berdampak bagi banyak orang,” ujar Uwais.

Sebagai perwakilan Kabupaten Takalar sekaligus mahasiswa aktif Unismuh Makassar, Uwais berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk berani mengembangkan potensi dan mengambil peran dalam berbagai ruang pengembangan diri.

“Semoga hadirnya saya di Duta Pendidikan ini, khususnya di Sulselbar, saya bisa menjadi inspirator, edukator dan bermanfaat bagi banyak orang,” katanya.

Untuk menghadapi kompetisi, Uwais mengaku telah melakukan persiapan sejak Juli 2026. Persiapan tersebut mencakup aspek intelektual, etika, dan kesehatan.

Ia mengakui salah satu tantangan terbesar selama kompetisi adalah ketika bertemu peserta dari berbagai daerah yang memiliki kemampuan dan potensi masing-masing.

“Tantangan terbesarnya ketika melihat lawan-lawan dari berbagai daerah. Ternyata mereka juga memiliki kemampuan yang luar biasa dan itu sempat membuat kita insecure. Tapi itu bukan penghalang bagi saya, justru membuat saya semakin giat belajar,” ungkapnya.

Uwais menyebut doa dan kerja keras sebagai faktor utama yang mengantarkannya meraih gelar juara.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, keluarga, teman, dan sahabat yang senantiasa memberikan doa serta dukungan selama mengikuti kompetisi.

“Tentu saja kemenangan ini tidak terlepas dari doa dan dukungan orang tua tercinta, keluarga, serta seluruh teman dan sahabat saya,” tuturnya.

Setelah meraih Juara 1, Uwais berharap dapat menjalankan amanah sebagai Duta Pendidikan Sulselbar selama satu tahun dengan sebaik-baiknya.

Ia ingin menjadikan posisi tersebut sebagai ruang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan generasi muda.Prinsip tersebut sejalan dengan nilai yang selama ini dipegangnya, sebagaimana hadis Rasulullah SAW :

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Dengan membawa nama Kabupaten Takalar dan Universitas Muhammadiyah Makassar, Uwais berharap pencapaiannya sebagai Juara 1 Duta Pendidikan Sulselbar 2026 tidak berhenti sebagai prestasi personal, tetapi menjadi awal untuk menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi pendidikan, generasi muda, dan masyarakat di Sulawesi Selatan dan Barat.