Daerah  

Rutin Setiap Pekan, Lakasi Big Family Perkuat Silaturahim dan Kekompakan Keluarga Besar

IMG 20260201 WA0038

MAKASSAR, UPDATE SULSEL. ID— Komitmen menjaga kehangatan hubungan keluarga terus diperlihatkan Lakasi Big Family (LBF) melalui pertemuan rutin yang digelar setiap pekan. Kegiatan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi sarana penting mempererat silaturahim sekaligus menjaga keharmonisan antaranggota keluarga besar lintas generasi.

Suasana kekeluargaan terasa kuat dalam setiap pertemuan. Rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama, diskusi santai seputar persoalan keluarga, berbagi gagasan, hingga aktivitas sosial yang menumbuhkan rasa empati dan kepedulian. Interaksi yang terjalin secara rutin ini dinilai mampu membangun komunikasi yang lebih terbuka dan sehat.

Salah satu tokoh senior LBF, drg. H. Hariza Achmad, menuturkan bahwa kebersamaan yang dirawat secara konsisten menjadi kunci kekuatan sebuah keluarga besar. Menurutnya, silaturahim bukan hanya soal tatap muka, tetapi tentang menjaga ikatan emosional agar tetap terhubung meski masing-masing anggota memiliki kesibukan berbeda.

“Pertemuan rutin ini adalah upaya bersama agar nilai kekeluargaan tidak luntur oleh waktu. Dari sinilah komunikasi terjaga, rasa saling memahami tumbuh, dan kebersamaan tetap hidup,” ujarnya.

Ia menilai keharmonisan keluarga tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dijalani dengan kesadaran bersama. Dengan adanya pertemuan berkala, potensi salah paham dapat ditekan, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki di antara anggota keluarga.

Pandangan senada disampaikan H. Hudzon Hanafi. Ia menekankan bahwa kekuatan keluarga akan berdampak luas pada kehidupan sosial. Ketika hubungan internal keluarga terjaga baik, nilai-nilai positif seperti kepedulian dan kebersamaan akan ikut tercermin dalam lingkungan masyarakat.

“Keluarga adalah fondasi kehidupan sosial. Jika keluarganya solid dan harmonis, maka energi kebaikan itu akan menyebar ke lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Selain sebagai ajang silaturahim, pertemuan mingguan LBF juga menjadi ruang refleksi bersama. Setiap anggota diberi kesempatan menyampaikan pandangan, masukan, hingga harapan secara terbuka dalam suasana kekeluargaan. Hal ini dianggap penting untuk menjaga hubungan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

LBF berharap tradisi pertemuan rutin ini terus terjaga dan menjadi budaya yang mengakar kuat dalam keluarga besar mereka. Di tengah dinamika kehidupan modern, silaturahim dinilai tetap menjadi perekat utama dalam menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga.(Awaluddin).