News, Opini  

Refleksi Mendalam Muh Rifqi Al Faritsi di Momentum Hardiknas 2026; Dari Duta Pelajar Sulsel untuk Generasi Berdampak

Avatar of Zull
Refleksi Mendalam Muh Rifqi Al Faritsi di Momentum Hardiknas 2026 ; Dari Duta Pelajar Sulsel untuk Generasi Berdampak
Muh Rifqi Al Faritsi

UPDATESULSEL.ID – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi ruang refleksi bagi banyak kalangan, tak terkecuali Muh Rifqi Al Faritsi, Winner Duta Pelajar Provinsi Sulawesi Selatan 2026 asal Kabupaten Bone.

Melalui pesan reflektif nya, ia mengajak generasi muda untuk memaknai pendidikan tidak hanya sebagai aktivitas formal di ruang kelas, tetapi sebagai proses panjang yang membentuk karakter dan cara berpikir.

Sekretaris Jaksa Agung

Kejati Sulawesi Selatan

Dalam refleksinya, Rifqi menegaskan bahwa pendidikan sejatinya tidak terbatas pada bangku sekolah. Menurutnya, sekolah memang memberikan dasar ilmu pengetahuan, namun kehidupanlah yang mengajarkan bagaimana ilmu itu digunakan secara nyata.

“Pendidikan sejati terjadi saat kita berani keluar dari zona nyaman, menghadapi kegagalan, lalu bangkit dan bertumbuh,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bahwa pengalaman merupakan guru terbaik dalam perjalanan pendidikan. Rifqi menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru yang telah membimbing dengan penuh kesabaran, namun ia juga mengapresiasi proses kehidupan yang penuh tantangan. Baginya, kegagalan dan penolakan justru menjadi bagian penting dalam membentuk kedewasaan berpikir dan mental.

Lebih lanjut, Rifqi mengingatkan pentingnya adab dalam pendidikan. Ia menilai bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan sikap dan etika.

“Ilmu tanpa adab itu kosong. Percuma memiliki prestasi akademik tinggi jika tidak mampu menghargai orang lain,” tegasnya.

Ia berharap pendidikan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kelembutan hati dan keluhuran budi.Pada poin refleksi lainnya, Rifqi menekankan bahwa tantangan besar dunia pendidikan saat ini adalah memerdekakan cara berpikir.

Ia mengajak para pelajar untuk tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi juga berani bertanya, mengkritisi, dan menciptakan hal baru. Semangat Merdeka Belajar, menurutnya, harus diwujudkan dalam sikap aktif dan rasa haus akan ilmu.

Sebagai Duta Pelajar Sulawesi Selatan 2026, Rifqi juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi inspirasi dan agen perubahan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan secara umum.

Di akhir refleksinya, Rifqi memberikan pesan motivasi kepada dirinya sendiri dan generasi muda lainnya bahwa pendidikan adalah bekal untuk masa depan, bukan tujuan akhir. Ia mengajak seluruh pelajar untuk menjadikan ilmu sebagai sarana memanusiakan manusia dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan serta masyarakat.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Terus belajar dan belajar. Setahun menjabat, seumur hidup menginspirasi”Muh Rifqi Al Faritsi