BONE, UPDATESULSEL.ID — Alfian, alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berhasil menorehkan sejumlah prestasi di bidang organisasi, kepemudaan, budaya, dan ekonomi kreatif. Berbagai pencapaian tersebut menjadi bukti komitmennya dalam mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi bagi daerah.
Pemuda asal Kabupaten Bone ini dikenal aktif dalam kegiatan organisasi sejak masih menempuh pendidikan. Pengalaman tersebut menjadi ruang baginya untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.
Selama bersekolah di MAN 3 Bone, Alfian pernah menjabat sebagai Bendahara Rohani Islam (Rohis) periode 2024–2025. Ia juga aktif di bidang Hubungan Masyarakat (Humas) selama dua periode, yakni 2023–2025. Selain itu, Alfian tercatat sebagai anggota Saka Bhayangkara Angkatan 10 dan menjadi salah satu siswa berprestasi di sekolahnya.
Pengalaman berorganisasi tersebut menjadi fondasi penting bagi Alfian dalam mengembangkan kepercayaan diri dan memperluas pengalaman di berbagai bidang.
Raih Sejumlah Gelar Bergengsi Pada 2026
Perjalanan Alfian tidak berhenti di lingkungan sekolah. Pada 2026, ia berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian melalui berbagai ajang tingkat daerah.Adapun prestasi yang diraihnya meliputi Winner Kampung Ramadan Festival 2026, Runner Up 1 Putra Icon Batik Bone 2026, serta penghargaan Best Performance AMKM Bone 2026.
Prestasi tersebut semakin memperkuat kiprahnya di bidang kepemudaan, penampilan, dan pelestarian budaya lokal. Keikutsertaannya dalam berbagai kompetisi juga menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta meningkatkan kualitas diri.
Pencapaian lainnya diraih melalui ajang Winner Putra Ekonomi Kreatif Bone 2026. Gelar ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Alfian untuk mengembangkan kreativitas dan mengambil peran dalam mendorong potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Bone.
Dorong Generasi Muda Berani Berkarya
Berbagai pengalaman organisasi dan prestasi yang diraih Alfian menunjukkan bahwa pengembangan diri dapat dimulai dari lingkungan sekolah, kemudian berlanjut melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kepemudaan dan kompetisi.
Baginya, pengalaman berorganisasi bukan sekadar tentang jabatan, melainkan juga proses belajar membangun karakter, melatih kedisiplinan, dan meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan berbagai tantangan.
Melalui pencapaian tersebut, Alfian diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Bone, agar tidak ragu mengembangkan potensi, berani mencoba peluang baru, serta memanfaatkan ruang-ruang kreatif untuk meraih prestasi.
Kedepan, Alfian berkomitmen untuk terus belajar, mengembangkan kapasitas diri, dan membawa nama baik daerah melalui kontribusi nyata di bidang kepemudaan, budaya, dan ekonomi kreatif.Kiprah Alfian menjadi gambaran bahwa semangat berorganisasi, kemauan untuk terus belajar, dan keberanian mengambil peluang dapat menjadi modal penting bagi generasi muda untuk berkembang sekaligus berkontribusi bagi daerah.







