Prihatin Nasib Bocah Kerap Mencuri, Polres Takalar Beri Santunan dan Pembinaan untuk Aldi di Lassang

Avatar of IAN
Kasat Reskrim Polres 20260522 231345 0000 l Update Sulsel

TAKALAR, UPDATESULSEL. ID- Kepedulian terhadap masa depan seorang bocah di Kabupaten Takalar ditunjukkan jajaran Polres Takalar dengan memberikan santunan serta pembinaan kepada Aldi (11), anak yang beberapa kali terlibat kasus pencurian di Desa Lassang, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Jumat (22/5/2026).

Aldi diketahui hidup bersama neneknya, Kalasum Dg So’na (75), seorang lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi tanpa penghasilan tetap. Kondisi rumah yang sederhana dan kehidupan sehari-hari yang serba kekurangan membuat banyak pihak merasa prihatin.

Sebagai bentuk pendekatan kemanusiaan, pihak kepolisian memilih langkah pembinaan dibanding hukuman. Aldi dikembalikan kepada keluarganya agar mendapatkan perhatian dan pendampingan yang lebih baik demi masa depannya.

Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Haryanto bersama Kanit PPA dan personel Sat Reskrim turun langsung mengunjungi rumah Aldi di Desa Lassang.

Dalam kunjungan tersebut, Iptu Haryanto mengaku tersentuh melihat kondisi Aldi dan neneknya yang hidup dalam keterbatasan.

“Kami melihat langsung kondisi Aldi bersama neneknya yang sangat memprihatinkan. Karena itu kami berharap semua pihak dapat ikut membantu pembinaan Aldi agar bisa berubah dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Selain memberikan motivasi dan pembinaan, pihak kepolisian juga menyerahkan bantuan sosial berupa beras, mi instan, telur, gula, minyak goreng, pakaian lebaran, hingga bantuan uang saku untuk kebutuhan sehari-hari Aldi dan neneknya.

Menurut Iptu Haryanto, langkah pembinaan ini diharapkan menjadi awal perubahan bagi Aldi agar kembali menjalani kehidupan normal seperti anak-anak seusianya.

“Kami ingin Aldi kembali belajar, tidak lagi melakukan pencurian, dan tumbuh menjadi anak yang lebih baik,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga meminta pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga instansi terkait untuk bersama-sama memberikan perhatian serius terhadap kondisi Aldi.

Sementara itu, Kepala Desa Lassang, Jufri Dg Tutu mengatakan pemerintah desa selama ini terus memantau perkembangan Aldi dan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait upaya rehabilitasi.

“Kami bersama penyidik Polres Takalar sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, namun saat ini Sentra Pangurangi masih penuh,” ungkapnya.

Jufri juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis sebelumnya, Aldi didiagnosa mengalami gangguan kejiwaan sehingga membutuhkan pengawasan intensif dan rutin mengonsumsi obat.

Untuk menjaga keamanan dan memantau kondisi Aldi, pemerintah desa bahkan memasang dua kamera CCTV yang mengarah ke rumah neneknya.

“Kami berharap Aldi bisa segera mendapatkan rehabilitasi agar kondisinya membaik dan nantinya dapat kembali melanjutkan pendidikan,” harapnya.

Di akhir pernyataannya, Kepala Desa Lassang turut menyampaikan apresiasi kepada Polres Takalar atas kepedulian dan empati yang ditunjukkan kepada masyarakat Desa Lassang.(*)