PELangi II 2026 MTs Yapit Malakaji: Pentas Seni & Lomba Kreativitas Perkuat Moderasi Beragama

Avatar of I A N
IMG 20260410 WA0117 l Update Sulsel

GOWA, UPDATESULSEL.ID– MTs Yapit Malakaji kembali menggelar ajang tahunan PELangi II 2026, sebuah kegiatan pentas seni dan lomba kreativitas yang mengusung semangat moderasi beragama. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman sekolah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, pada Jumat (10/4/2026) siang.

Ketua Umum Yayasan MTs Yapit Malakaji, Drs. Hanuwaruddin, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi wadah positif bagi siswa dalam mengembangkan bakat dan kreativitas, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan yang moderat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kualitas siswa, baik dalam seni maupun kemampuan membaca Al-Qur’an. Kami berharap peserta yang berprestasi dapat membawa nama baik sekolah hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

PELangi II menghadirkan berbagai lomba, mulai dari pentas seni hingga kompetisi keagamaan seperti tilawah Al-Qur’an. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, menunjukkan semangat kompetisi yang sehat dan sportif.

Lebih lanjut, pihak yayasan juga menekankan pentingnya profesionalisme dewan juri dalam menilai perlombaan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kompetisi berjalan adil dan transparan, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.

Sementara itu, Kepala MTs Yapit Malakaji, M. Andry Agus AR, S.Pd.I, mengapresiasi kerja keras panitia serta partisipasi aktif para siswa. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan karakter dan prestasi peserta didik.

“Kami sangat bangga melihat semangat siswa dalam mengikuti lomba. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu membentuk karakter dan kepercayaan diri mereka,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya PELangi II 2026, diharapkan MTs Yapit Malakaji semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan yang aktif mendorong kreativitas, prestasi, serta nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gowa.
(*)