TAKALAR, UPDATESULSEL.ID- Kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, kembali menjadi sorotan.
Perkara yang disebut telah berlangsung selama beberapa tahun tersebut kini kembali mendapat perhatian dari masyarakat yang berharap adanya kepastian mengenai perkembangan penanganannya.
Sorotan tersebut disampaikan seorang tokoh masyarakat Desa Lagaruda, RMS, yang meminta jajaran kepolisian di Kabupaten Takalar bergerak lebih cepat dalam menangani kasus tersebut.
Menurut RMS, masyarakat membutuhkan kejelasan terkait sejauh mana proses penyelidikan maupun penyidikan perkara telah berjalan. Ia juga berharap kasus tersebut tidak berhenti pada tahap pelaporan, tetapi ditindaklanjuti secara serius sesuai prosedur hukum.
RMS turut menyampaikan harapannya kepada Kapolda Sulawesi Selatan yang baru dilantik agar memberikan perhatian terhadap perkara-perkara yang belum memperoleh penyelesaian, termasuk kasus pembunuhan di Desa Lagaruda.
Ia menilai kehadiran pimpinan kepolisian yang memiliki perhatian terhadap persoalan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan pelayanan dan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan.
“Kasus ini sudah cukup lama menjadi perhatian masyarakat. Kami berharap Kapolda Sulsel memberikan perhatian serius dan memastikan proses hukumnya berjalan sesuai aturan,” ujar RMS.
Ia juga meminta Kapolres Takalar bersama Kasat Reskrim Polres Takalar melakukan evaluasi terhadap perkembangan penanganan perkara tersebut dan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai tahapan hukum yang telah dilakukan.
RMS menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan hanya menyangkut keluarga korban, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat Desa Laguruda.
Menurutnya, semakin lama sebuah perkara tanpa kejelasan perkembangan, semakin besar pula pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum memberikan kepastian mengenai langkah-langkah yang telah ditempuh.
“Sebagai tokoh masyarakat Desa Laguruda, saya berharap kasus pembunuhan ini benar-benar ditangani secara serius. Masyarakat ingin mengetahui perkembangan penanganannya,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa masih terdapat sejumlah persoalan hukum lain yang menurutnya membutuhkan perhatian di wilayah Kabupaten Takalar.
Namun, ia meminta kasus pembunuhan di Desa Laguruda menjadi salah satu perkara yang mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai prosedur.
Masyarakat berharap proses hukum terhadap kasus tersebut dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan bukti yang ada.
Di sisi lain, status perkara maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut tetap perlu menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan resmi dari kepolisian. Penetapan tersangka maupun kesimpulan mengenai tindak pidana harus didasarkan pada alat bukti dan prosedur hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pernyataan RMS merupakan aspirasi dan sorotan dari masyarakat.
Sehingga konfirmasi resmi dari Polres Takalar maupun Polda Sulsel terkait perkembangan terbaru kasus pembunuhan di Desa Laguruda masih diperlukan untuk memberikan informasi yang berimbang kepada publik.(*)







