Brimob Polda Sulsel Bangun Jembatan Darurat di Barru, Akses Warga Kembali Terhubung

IMG 20260114 WA0035

BARRU, UPDATE SULSEL. ID– Kepedulian terhadap keselamatan dan mobilitas masyarakat kembali ditunjukkan Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan. Personel Batalyon B Pelopor membangun jembatan darurat di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Selasa (13/1/2026).

Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan sebagai respon cepat atas rusaknya jembatan lama yang selama ini menjadi akses utama warga. Kondisi jembatan sebelumnya dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, termasuk anak-anak yang setiap hari melintas untuk pergi ke sekolah.

Jembatan darurat yang tengah dikerjakan memiliki panjang sekitar 25 meter dengan lebar 2,5 meter. Akses tersebut sangat vital bagi aktivitas harian warga Dusun Pakka, mulai dari mobilitas ekonomi hingga pendidikan.

Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Yermia William, S.E., M.M., mengatakan pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Jembatan ini memiliki peran penting bagi warga Dusun Pakka. Dengan dibangunnya jembatan darurat ini, kami berharap aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar, aman, dan nyaman, khususnya bagi anak-anak sekolah,” ungkapnya.

Proses pembangunan melibatkan 20 personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, dengan dukungan 10 personel Satsabhara Polres Barru. Para personel bergotong royong membersihkan puing jembatan lama, menggali lubang tiang, serta membangun pondasi cakar ayam sebagai penyangga utama jembatan.

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 49 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu kurang lebih tiga minggu ke depan agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel Brimob yang turun langsung membantu warga.

“Ini adalah bentuk respons cepat Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Jembatan darurat ini diharapkan dapat menunjang mobilitas warga, terutama akses pendidikan dan aktivitas sehari-hari, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut sepenuhnya menggunakan anggaran swadaya personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Brimob Polda Sulsel kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi atas permasalahan infrastruktur, serta mendukung keselamatan dan kesejahteraan warga di wilayah yang membutuhkan.(*)